BONDOWOSO – Tim pemenangan Dhafir-Dayat menggelar workshop ‘Sehari Bikin Video’ dengan 50 pemuda pegiat media sosial di rumah kita Dhafir-Dayat, Minggu (18/2). Kegitan tersebut disediakan sebagai wadah berbagi pengetahuan vidiografer bersama sederetan pemateri profesional untuk mendongkrak potensi pemuda di bidang media informasi.

Bendahara Tim Pemenangan Dhafir-Dayat, Miftahul Huda, mengungkapkan bahwa workshop tersebut digelar sebagai bentuk aktualisasi dari salah satu program prioritas Dahfir-Dayat. Yaitu melakukan aktifitas ekonomi berbasis startup.

“Kegiatan ini untuk mengaktualisasikan salah satu program prioritas Dhafir-Dayat. Yaitu melakukan aktivitas ekonomi yang berbasis startup. Di situ kita libatkan anak-anak muda yang punya keahlian di bidang media sosial,” ungkap Miftah.

Baca Juga : Gelar Lomba Video 60 Detik, Dhafir-Dayat Wadahi Kreatifitas Masyarakat

Miftah menjelaskan bahwa  membangun Bondowoso tidak cukup jika hanya dilakukan oleh pemerintah. Dalam pembangunan daerah, peran serta masyarakat khususnya anak muda yang mempunyai potensi dibidang media sosial sangat diperlukan.

“Banyak pemuda sukses berkat hebatnya media informasi dan media sosial. Sehingga anak muda tidak lagi bergantung hanya menjadi PNS, tapi mereka bisa mandiri berkat potensi yang mereka miliki,” papar Miftah.

Miftah berharap, dari materi yang telah didapat dapat menjadi bekal pemuda untuk mengeksplorasi khazanah kekayaan alam dan sumberdaya manusia masyarakat Bondowoso.

Untuk informasi, hadir sebagai pemateri, di antaranya adalah Djonie Teguh (Fotografer/Vidiografer), Arafat Bachtiar (Ahli Komunikasi), Irza Tamaris (Penulis Naskah) dan Memenk (Pegiat sosmed). Para peserta mendapatkan materi mulai dari pembuatan naskah, pengambilan video, teori komunikasi hingga tahap publikasi. (abr)