Share

SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menyalurkan ratusan ton beras pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST), Rabu (21/7/2021). Total beras yang disalurkan sebanyak 770 Ton.

Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan, setiap keluarga penerima PKH dan BST Kemensos RI nantinya akan mendapatkan bantuan beras PPKM sebanyak 10 Kilogram.

“Total ada 77.343 kepala keluarga (KK) yang akan menerima (beras PPKM -red),” ucapnya.

Orang nomor satu di Kota Santri ini mengungkapkan, pendistribusian bantuan beras PPKM akan dimulai pada hari Rabu, (21/7/2021).

“Kita akan salurkan langsung ke masing-masing rumah penerima PKH dan BST yang ada di Kabupaten Situbondo,” tegasnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Bung Karna ini berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi penerima PKH dan BST Kemensos RI. Khususnya di masa PPKM Darurat Jawa dan Bali.

“Semoga bisa meringankan beban mereka yang terdampak (PPKM Darurat Jawa dan Bali -red),” imbuhnya.

Baca Juga : Beredar Video Keluarga Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Gunakan Peti

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Bulog Kabupaten Bondowoso, Rudy Prasetya menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan beras PPKM kemasan 10 Kilogram untuk masing-masing penerima PKH dan BST Kemensos RI di Kabupaten Situbondo.

“Sudah ada di gudang kami yang berada di Desa Klatakan dan Arjasa. Nanti kurir kami akan bekerjasama dengan para pendamping PKH dan BST,” tuturnya.

Rudy Prasetya memaparkan, penyaluran beras PPKM akan selesai sekitar satu bulan.

“Kita rencanakan dengan Pemkab Situbondo sekitar sebulanan. Jadi bisa maju, juga bisa mundur tergantung kondisi di lapangan nantinya. Intinya akan kita percepat,” pungkasnya. (Ozi)