BONDOWOSO – Untuk memaksimalkan potensi wisata di Bondowoso, Pemerintah Daerah setempat berencana akan membentuk Perusda (Perusahaan Daerah) Pariwisata.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso Syaifullah, saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Selasa (27/8), menjelaskan bahwa dalam Perusda tersebut aka nada direktur pemasaran, dan direktur SDM. Sehingga pariwisata tak perlu lagi ikut memasarkan.

“Sementara untuk realisasi saya sudah perintahkan ke Pak Harry (Kadisparpora). Tergantung kecepatan Disparpora. Kalau kepala Dinas tidak mau bergerak saya yang akan bergerak langsung,” tegasnya.

 

Baca Juga : Sekda Sebut Lima Pejabat Eselon II Bisa Ikuti Assessment Kepala BKD

 

Adapun pengelolaannya sendiri, Sekda Syaifullah berencana akan dibuat BUMD yang semuanya dipihak ketigakan. Terpenting kata dia, semua OPD punya termasuk Pariwisata harus punya indikator. Indikator di Pariwisata itu adalah kunjungan. Jadi indikator ini yang disebut melesat.

“Makanya nanti akan saya jual atau dipihakketigakan, tapi harus ketat,” sambungnya.

Ditanya perihal Ripparda (rancangan induk pembangunan pariwisata daerah) yang telah dibuat Disparpora, Sekda mengaggap sudah bagus.

“Namun apakah Ripparda sesuai nanti, masih akan dikaji lagi. Kalau kemudian ada potensi tapi belum masuk kan eman,” tutupnya.(och)