BONDOWOSO – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) yang memberikan opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) berturut selama lima tahun terkhir, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso meraih penghargaan dari Menteri Kuangan RI. Penghargaan ini diraih atas keberhasilan dalam penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2016, dengan Capaian Standar Tertinggi dalam Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah.

Penghargaan dari Menteri Keuangan  RI ini diberikan oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, SH, M.Hum dan diterima langsung oleh Bupati Bondowoso, Drs. H. Amin Said Husni, bertempat di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Rabu (1/11) tadi siang. Penerimaan penghargaan ini juga didampingi Sekretaris Daerah, Drs. H. Hidayat, MM, dan Kepala Inspektorat, Ir. Wahjudi Triatmadji

Bupati Bondowoso, Drs. H. Amin Said Husni menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajarannya yang telah bekerja secara maksimal, kerja  ikhlas dan kerja cerdas dalam menyusun laporan dengan baik, hingga meraih penghargaan ini.

“Kami akan terus berupaya untuk mempertahankannya, karena penghargaan ini dapat memotivasi jajaran pemerintah, dalam menyusun laporan keuangan sesuai kaidah-kaidah akuntansi yang dipersyaratkan,” ujarnya.

 

Baca Juga : Pakde Karwo Usul Suku Bunga Murah bagi Pengembang dan Pembeli

 

Disamping itu, lanjut pria yang juga dikenal sebagai Presiden Bondowoso Republik Kopi ini, penghargaan ini juga menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan tata kelola anggaran, Pemerintah Kabupaten Bondowoso telah mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Diharapkan penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh pengelola keuangan di Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Saya berharap agar seluruh OPD terus meningkatkan pengelolaan kearah yang lebih baik, transparan dan akuntabel, serta output nya dapat dirasakan oleh masyarakat Bondowoso,” tambahnya.

Sementara Sekda Bondowoso, Drs. H. Hidayat, MM menegaskan bahwa penghargaan ini akan menumbuhkan komitmen dan budaya akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara di masing-masing OPD di Bondowoso. Penghargaan ini patut disyukuri karena memiliki makna bahwa LKPD telah disajikan secara wajar atas aspek yang material sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Selain itu, telah melaksanakan sistem pengendalian internal yang efektif.

“Dengan penghargaan ini, LKPD Pemkab Bondowoso telah diungkapkan secara memadai dan telah dipenuhinya seluruh ketentuan yang berlaku. Hal ini juga menggambarkan secara umum bahwa pengelolaan keuangan pemerintah telah sesuai dengan tata kelola yang baik dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut Sekda mengatakan, manfaat dan dampak penggunaan uang negara dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat, sehingga hal ini tentunya akan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam pengelolaan keuangan negara. Sekda juga mengingatkan ancaman tindak pidana korupsi harus selalu diwaspadai dan dicegah karena akan mencederai kepercayaan masyarakat kepada pemerintah selaku pengelola keuangan publik.

“Partisipasi semua pihak baik dari dalam pemerintahan maupun masyarakat luas sangat diperlukan untuk mengawal seluruh rangkaian proses pengelolaan keuangan negara ini, untuk memastikan terwujudnya good governance dan clean goverment,” pungkasnya. (ron)