BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) ketahanan pangan pandemi Covid-19.

Tugas dari satgas tersebut untuk mengontrol pasokan, distribusi, harga, hingga pengendalian pangan di setiap daerah saat pandemi Covid-19.

“Sudah terbentuk, sudah ada datanya tinggal menunggu SK Bupati seperti itu. Jadi kita tidak ada persoalan,” demikian disampaikab oleh Sekretaris Daerah Syaifullah, dikonfirmasi Selasa (9/6/2020).

Ia melanjutkan bahwa nantinya anggota yang tergabung dalam satgas ini harus lintas sektoral. Di antaranya, Bappeda, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, bahkan TNI-Polri karena membutuhkan dana yang sangat besar.

“Nanti kita akan bicarakan lebih lanjut, bahkan Bulog tadi sudah menyatakan siap dengan beberapa komoditi,”jelas Sekda.

 

Baca Juga : IPPKH Turun, Relokasi Korban Banjir Akan Segera Dilakukan

 

Ia mengaku bahwa pembentukan satgas ketahanan pangan ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2020 terkait Menjaga Ketahan Pangan Nasional pada Saat Tanggap Darurat Coronavirus Disease (Covid – 19).

Ini disampaikannya sesuai rapat terkait Satgas Pangan dengan pihak -pihak terkait diruang kerjanya, Selasa (9/06/2020).

Dijelaskan bahwa hal ini juga merupakan perintah Gubernur yang menyampaikan, setiap kabupaten kota sampai provinsi wajib membentuk satgas ketahan pangan sesuai dengan Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2020.

“Regulasi terkait ini kepada bupati dan wali kota, untuk membentuk satgas di daerah. Sebagaimana terdapat beberapa pangan di daerah yang harus diketahui dengan rutin seperti, beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, daging ayam, telur ayam, minyak goreng dan gula,itu komoditinya,”pungkasnya.(och)