Share


JEMBER – Memiliki senjata api (senpi) ilegal, pemuda asal Panti Kabupaten Jember, bernama Adriyanto harus mendekam dalam tahanan Polres Jember. Itu menyusul setelah aparat kepolisian berhasil meringkusnya karena ditemukan memiliki senpi jenis caliber 5,56 mm, beberapa waktu lalu.

Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, Adriyanto ditangkap anggota Polsek Panti pada minggu malam (21/7) sekitar pukul 22.30. Saat ini tersangka tersebut ditahan di Mapolres Jember.

“Tersangka ditangkap karena memiliki senjata rakitan tanpa surat ijin dengan jenis caliber 5,56 mm,” ucap Kapolres saat gelar Press releasen
tadi siang.

Menurutnya, tersangka memiliki senjata dipakai untuk berburu juga dipinjamkan dengan bebas kepada beberapa temannya. Selain itu jenis senjata api laras panjang tersebut hasil dari rakitan sendiri yang terbuat dari kayu dan besi warna hitam dilengkapi dengan teleskopnya.

“Senjata api laras panjang rakitan ini dilengkapi dengan teleskopnya. Barang bukti hasil penangkapan tersebut 1 buah Senpi rakitan dan 14 buah butir amunisi,” ujarnya.

Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan UU Darurat No 12 tahun 1951 dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara. (mam)