Share

JEMBER – Sebuah keajaiban dialami Taufik Hidayat, salah satu korban selamat kecelakaan maut Mobil Travel versus Truk tronton bermuatan Semen di Bali, Sabtu sekitar pukul 22.00 WITA.

Remaja asal Desa Kemiri Kecamatan Panti Jember ini, tak menyangka dirinya lolos dari maut. Sebab pada saat kejadian dirinya tak sadarkan diri. Taufik terbangun tatkala kakinya terasa perih karena kakinya terjepit Body Mobil. Taufik teringat saat kejadian dia memegang Al-Quran yang dibawanya dari rumah.

“Sebelum kecekakaan terjadi saya sempat membaca Al-Quran hingga tertidur,” ujarnya.

 

Baca Juga : Korban Kecelakaan Gilimanuk Mendapat Santunan Jasa Raharja

 

Taufik bekerja di Bali sebagai buruh bangunan. Menghadapi lebaran dirinya hendak mudik ke kampung halaman. Namun naas mobil travel yang ditumpanginya bertabrakan dengan mobil tronton pengangkut Semen di jalan raya cekik kawasan hutan Gilimanuk Bali minggu dini hari.

Delapan orang temannya tewas, sementara lima orang lainnya terluka termasuk dirinya yang lolos dari maut. Sementara itu, Minggu petang korban kecelakaan maut telah dimakamkan di kampung halaman. Korban tewas antara lain, Suwari, Faris Ariyadi, Juari, Ahmad Haris, Ahmad Zainuri dan Abdul Razak, Warga Desa Kemir. Sedangkan Subagio sopir travel dan Tohari warga Desa Suci. (mam/ron)