Share

BONDOWOSO – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bondowoso, melalui sejumlah Badan Otonom (Banom) memberikan bantuan pengobatan gratis di tiga posko pengungsian korban Erupsi Gunung Semeru Kabupaten Lumajang.

Selain itu, juga mendirikan posko pengobatan gratis di tiga lokasi pengungsian.

Yaitu posko pengungsian Pasirian. Kemudian Pengungsian SMP 2 Pasirian, dan juga Posko Pengungsian di Sumberwuluh.

Demikian diterangkan oleh Ketua LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama) Kabupaten Bondowoso sekaligus ketua rombongan penyalur bantuan, Dr. Untung Khusairi.

Menurutnya, bantuan NU Bondowoso peduli ini hasil kerja sama antar lembaga NU dalam mengumpulkan donasi.

Salah satunya, sumbangan yang diberikan oleh koperasi simpan pinjam BMT NU sebesar Rp 10.680.500. Dana tersebut dibelanjakan untuk obat-obatan, yang selanjutnya disalurkan dalam bentuk paket pengobatan.

“Ada yang berupa uang, ada yang berupa alat masak dapur maupun logistik lainnya. Ada tenaga yang terjun langsung di dapur umum,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (13/12/2021).

Baca Juga : Berikut Daftar Instansi Pemenang Kompetisi Inovasi Pemkab Bondowoso

Dalam memberikan layanan kesehatan bagi pengungsi, pihaknya bekerja sama dengan LKNU (Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama; PDNU (Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama); dan IDI (Ikatan Dokter Indonesia).

Tenaga medis dan tim relawan dari PCNU Bondowoso kata dia, berangkat pada Hari Minggu 12 Desember 2021 kemarin.

Tim medis yang diterjunkan kata dia, yaitu ada dokter spesialis, tujuh perawat dan satu bidan. Semuanya teregistrasi terlebih dahulu di Dinas Kesehatan Lumajang, kemudian mendapat surat tugas resmi.

“Ada juga tim relawan yang bertugas memberikan obat bagi masyarakat. Mengatur alur pelayanan kesehatan dan menyisir warga yang ada di rumah, untuk melaporkan jika ada yang sakit. Total semuanya ada sekitar 32 orang,” paparnya.

Selain obat-obatan dan pengobatan gratis, PCNU Bondowoso juga menyalurkan kebutuhan pokok seperti beras dan semacamnya untuk Korban Erupsi Gunung Semeru. Sementara total semua bantuan tersebut sekitar Rp 73 juta. Sebagian juga berbentuk uang yang diserahkan melalui LAZISNU Kabupaten Lumajang.

“Kalau pakaian kita hindari karena di sana sudah menumpuk,” pungkasnya.(och)