BONDOWOSO – Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Induk Bondowoso, Abidin Al Haddar memastikan seluruh pedagang siap untuk pindah ke lokasi Pasar Induk Bondowoso yang baru selesai dibangun.

“Kita sudah siap semua kok, saya di dalam tinggal bikin rak di dalam, pasang listrik. Ya sudah, isnyallah kita siap,” jelasnya.

Ia pun mengakui bahwa sudah tidak ada keluhan apa pun lagi kepada pemerintah daerah perihal relokasi pada 19 April mendatang.

“Semuanya sudah selesai. Saya sudah tidak ada tuntutan kok ke Pemda,” ujarnya usai menemui Anggota Komisi 2 DPRD saat meninjau persiapan relokasi Pasar Induk, Selasa (13/3).

Saat ditanya masih ada sejumlah pedagang yang meminta relokasi dilakukan pasca hari raya Idul Fitri, Abindin mengungkapkan, bahwa itu hanya disampaikan oleh segelintir pedagang yang lokasi jualannya strategis.

“Itu kan segelintir orang, nggak banyak. Hanya sekitar 10-20 orang saja. Kalau yang sampai ratusan ini kan ingin segera pindah,” ujarnya.

Sementara itu, Bambang Sukwanto, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan, mengatakan bahwa relokasi ke pasar induk yang baru selesai dibangun ini tidak akan diundi. Artinya, tetap disesuaikan dengan lokasi yang lama mereka tempati.

Ia pun mengingatkan agar nantinya pedagang yang telah menempati kios untuk tidak merubah bentuk bangunan. Kalau pun hendak dilakukan perubahan bentuk kios maka, harus ada ijin dari Diskoperindag.

“Karena ada aturan di dalam Perbupnya bahwa yang pertama, untuk merubah bentuk itu harus ada izin dari Diskoperindag. Kemudian yang kedua, kayak menutup lebih dari dari 2-3 bulan juga akan kami ambil alih lagi. Karena itu juga menutup kesempatan pada pedagang lain,” jelasnya. (och)