SURABAYA – Partai Demokrat (PD) sampai saat ini secara resmi belum mengumumkan siapa Calon Gubernur (Cagub) Jatim yang akan didukungnya. Meski di tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD), penjaringan Cagub-Cawagub telah ditutup.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat, Soekarwo mengatakan, keputusan final ada di tangan majelis tinggi. “Siapa yang dipilih itu menjadi kewenangan pusat, yang memutuskan adalah majelis tinggi,” katanya di kantornya, kemarin.

Ada lima nama yang ada saat ini belum tentu dipilih oleh DPP, dijelaskannya bisa saja nanti ada nama baru yang muncul.

“Kalau memang DPP menghendaki nama baru, tentunya kita akan mengikuti pusat,” jelasnya.

Untuk itu, diungkapkannya Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), akan dijadwalkan memimpin rapat membahas rekomendasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada Oktober 2017.

“Rapatnya akan dilakukan di Jakarta tanggal 10 Oktober mendatang dan diikuti oleh anggota majelis tinggi,” ungkapnya.

Pada rapat majelis tinggi nantinya, Ditambahkannya, akan dibahas tuntas pasangan yang akan diusung di Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2018, termasuk ada atau tidaknya nama baru sebagai kandidat dan pengumuman resmi pasangan calon akan dilakukan pada tahun ini karena pada Januari sudah dibuka pendaftaran di tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Rekomendasi disampaikan tidak sampai Desember tahun ini. Jika nanti waktunya sudah tepat, kami pasti umumkan. Termasuk pasangan partai koalisi,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, ada lima nama yang telah mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jatim melalui Partai Demokrat. Mereka adalah Saifullah Yusuf, Nurhayati Ali Assegaf, La Nyalla Mattalitti, Nurwiyatno dan Kombes Pol Syafi’in. (sga)