Share
Tempat Kejadian perkara

Surabaya – Sepasang suami istri pemilik toko grosir sembako warga Perumahan Babatan Pantai, Kenjeran Surabaya menjadi korban perampokan di Jalan Kapas Krampung 109 Surabaya. Aksi perampokan ini mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan uang Rp 50 juta digondol pelaku.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan, polisi mendapat laporan kejadian sekitar pukul 20.00 WIB Sabtu (13/5). Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Benar ada kasus perampasan, korbannya sepasang suami istri dan pelaku empat orang menggunakan senjata tajam,” katanya.

Dijelaskannya, korban tewas adalah sang suami yakni Go Hong Bun alias Awen (42) Sementara sang istri, Lily Suryani (43) selamat meski mengalami luka bacok.

“Korban tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku,” jelasnya.

Diungkapkannya, kejadian ini berawal saat seorang pemilik toko bernama Lili Suryani baru saja menutup tokonya dan berkemas akan pulang. Saat di depan gerbang akan masuk mobil, Lili diserang oleh dua orang dan tas yang dibawanya dirampas. Lili mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian tangan. Melihat istrinya dalam bahaya, suami Lili bernama Awen mencobamenghentikan para pelaku, tapi langsung ditebas dan ditusuk oleh pelaku. Setelah itu, empat pelaku kabur.

“Posisi korban di depan gerbang toko, posisi ibu itu pulang kerja, membawa uang Rp 50 juta. Saat keluar toko, langsung diserang, pelaku juga sempat berhadapan dengan suaminya dan suami korban juga dilukai pelaku,” ungkapnya.

Ditambahkannya, warga sekitar yang melihat kejadian begitu ecpat tidak bias berbuat banyak, kemudian kedua korban oleh warga segera dilarikan ke Rumah Sakit dr Soewandhi.

“Awen meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit. Sedangkan istrinya, masih menjalani perawatan karena mengalami luka bacok,” pungkasnya.(sga)