Share

BONDOWOSO – Dalam tiga hari terakhir, publik Bondowoso dikagetkan dengan beredarnya berita dan photo tentang ajakan pengurus PKB, Samsul Hadi untuk mendukung paslon lain, dalam pertemuan di rumah Kepala desa Patemon, Kecamatan Tlogosari. Apalagi, di acara yang dikemas dalam bentuk silaturahmi itu, tampak dari photo-photo yang beredar diduga terdapat empat kepala desa aktif turut hadir.

Sementara itu, Zainul Hasan, Anggota Panwaskab Bondowoso, mengatakan, pihaknya akan menjadikan bukti yang ada sebagai temuan awal. Selanjutnya, akan diklrafikasi ke Panwascam dan PPL.

“Betul nggak cerita itu, kalau memang betul itu, maka empat kades yang masih aktif akan kami panggil untuk klarifikasi,” tegasnya.

Sejauh ini, pihaknya sendiri masih menjadikan beredarnya photo-photo tersebut di media social sebagai temuan awal. Karena hal tersebut tidak berdasarkan bukti dan pelaporan masyarakat.

Ia menguraikan koordinasi dengan Pawascam dan PPL sudah dilakukan kemarin. Tinggal, selanjutnya melakukan koordinasi ulang untuk mengetahui hasil klarifikasi yang dilakukan oleh Panwascam dan PPL.

“Kalau itu memenuhi unsur pelanggaran pemilu nanti kita panggil untuk kalrifikasi. Kades Itu nggak boleh ikut-ikutan begitu,” terangnya.

Untuk informasi, beredar pemberitaan di media online yang memberitakan Samsul Hadi yang merupakan anggota DPRD Fraksi PKB menyerukan untuk mendukung pasangan calon Sabar.

Seperti dikutip di suarapublik.com, seruan tersebut disampaikan oleh Samsul Hadi saat menghadiri pertemuan di rumah Kepala desa Patemon, Kecamatan Tlogosari.

 

Baca Juga : Batas Akhir Relokasi, Tim Gabungan Operasi Pasar Induk Bondowoso

 

Dalam pertemuan yang dikemas dengan acara silaturahmi itu, Samsul Hadi menerangkan bahwa pasangan Salwa-Irwan dinilai merupakan paslon yang  memiliki integritas,  kemampuan dan amanah. Karena itulah, Ia mengajak semua kades dan mantan kades yang hadir agar memilih calon pemimpin yang tidak hanya sekedar memilih, tapi memilih pemimpin yang menjadi berdiri di atas semua golongan, dan lebih mengedepankan kepentingan masyarakat yang dipimpinnya.

“Pilih pemimpin yang punya latar belakang pendidikan yang jelas, tidak hanya sekedar mempunyai lebel, dan mempunyai disiplin ilmu yang di dapat dari bangku sekolah, baik itu, SD, SMP, SMA sampai ke perguruan tinggi,” jelasnya.

“Nah untuk itu pilkada Bndowoso ini, mari kita bersama-sama memilih calon Bupati dan Wakil Bupati yang jujur dan manah dan siap bekerja untuk kepentingan masyarakat Bondowoso,” pungkasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui sambungan telephone selulernya, Samsul Hadi mengaku bahwa dirinya masih belum membaca pemberitaan tentang Ia yang diduga mengajak kades dan mantan kades mendukung paslon lain.

“Saya belum baca itu, saya belum tau itu, Mana? saya ndak tau, andai saya tau kan enak saya komentar. Coba saya tengok dulu ya, nanti tak telpon ya,” pungkasnya.(och)