Share

BONDOWOSO – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak kabupaten Bondowoso telah mengestimasi jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 171 desa.

Jumlah yang direncanakan yakni 1.000 TPS. Angka ini diestimasi dengan ketentuan maksimal per TPS 500 orang.

Demikian diterangkan oleh Ketua Panitia Pilkades Kabupaten, Wawan Setiawan, dikonfirmasi Rabu (4/8/2021).

Ia menjabarkan, nantinya dari tiap TPS sendiri menggunakan pendekatan zonasi. Artinya, memungkinkan satu TPS itu ada beberapa dusun, ketika satu dusun tak mencapai kuota 500.

“Ketentuan maksimal per TPS 500,” ujar Pria yang juga menjabat sebagai Plt. Asisten 1 Pemkab ini.

Jumlah TPS ini, disebutnya, bisa berubah karena finalisasinya setelah penetapan DPT. Artinya, jumlahnya bisa bertambah atau berkurang.

Nantinya di masing-masing TPS akan ada tujuh panitia.

Baca Juga : Tekan Penyebaran Virus Corona, Satgas Covid-19 Situbondo dan PMI Provinsi Jatim Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Rencananya, seluruh pantia Pilkades ini juga akan dirapid antigen yang dianggarkan dari APBD. Bahkan, untuk mecegah kerumunan petugas kesehatan akan datang ke Kantor Desa.

“Akan dirapid saat hari tenang,” katanya.

Ia mengaku bahwa nanti sebelum hari jadi pencoblosan, pihaknya masih akan mengirim proposal ke Kemendagri untuk meminta rekomendasi pelaksanaan.

Karena jika kondisinya tidak memungkinkan dilaksanakan Pilkades maka pihaknya akan mengikuti instruksi atau rekomendasi Kemendagri.

Sehingga tidak menutup kemungkinan jika situasi pandemi terus naik, Pilkades serentak di Kota Tape mengalami penundaan.

Dia berharap situasi Covid-19 pada Oktober nanti mereda sehingga pelaksanaan Pilkades berjalan lancar.

Untuk diketahui, pelaksanaan Pilkades Serentak 2021 di Kabupaten Bondowoso rencananya akan dilaksanakan pada 20 Oktober mendatang. Saat ini, pelaksaan Pilkades Serentak berada pada tahapan sosialisasi Pilkades, penentuan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), pengusulan biaya anggaran serta pembentukan Panitia Pendaftaran Pemilih (Pantarlih).(och)