Share
Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim berikan selamat kepada anggota panitia pengawas pemilu kab-kota se Jatim

SURABAYA – Panitia pengawas pemilihan umum agar terus meningkatkan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Tujuannya adalah agar terjalin sinergitas dalam mensukseskan pemilihan umum. Demikian disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat Pengambilan Sumpah Janji dan Pelantikan Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Beserta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018 dan Pemilihan Umum Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Kota Se Provinsi Jawa timur di Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, tadi siang.

Menurut Pakde Karwo sapaan akrabnya, panitia pengawas pemilu sudah bekerja bagus selama ini. Sebagai contoh suksesnya penyelenggaraan pemilu pada tahun 2015. Dimana semua berjalan dengan lancar, bagus dan transparan. Akan tetapi, ada sedikit hal yang harus diperbaiki yaitu koordinasi dengan Forkopimda. “Hubungan menyamping agar diperkuat agar lebih lancar pelaksanaannya,” ujarnya.

Koordinasi yang dimaksud, dijelaskannya adalah dengan mendatangi semua forkopimda mulai kepala daerah, kepolisian, Kejaksaan Tinggi, Pengadilan dan Forum DPRD. Panitia pengawas pemilu harus berdiskusi agar semua hal bisa terbuka.

 

Baca Juga : Raperda PAPBD 2017 Disahkan Menjadi Perda

 

“Paling tidak sharing tentang apa yang akan dilakukan dalam upaya mensukseskan Pemilu. Diantaranya melakukan langkah dan kebutuhan apa yang bisa dilakukan sinergi,” jelasnya.

Sementara itu, isu sara yang biasa berkembang saat Pemilu, Pakde Karwo menyimpulkan bahwa semua ditangani serius oleh kepolisian. Hal tersebut menjadi perhatian serius karena efek terhadap konflik yang terjadi lebih mahal dibandingkan menyelesaikan persoalan lain. Menurutnya untuk menangkal, panitia penyelenggara pemilu di Jatim harus bekerjasama dengan kepolisian, agar jangan sampai terjadi.

“Kultural Jatim yang sangat harmoni. Jadi kondisi Jatim yang plural tetap menjaga harmoni sehingga segala keputusan dan proses kebijakan berjalan dengan baik dan aman,Secara umum,Di Jatim tidak ada kejadian seperti itu,karena semuaberlangsung dengan baik,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, pengambilan Sumpah Janji dan Pelantikan Anggota Panitia Pengawas Pemilihan diikuti 114 orang. Sejumlah pejabat Pemprov Jatim juga menghadiri acara tersebut, antara lain Wagub Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf, Ketua Bawaslu Prov Jatim, Dr. Subianto,Wakil Ketua DPRD Jatim, Dr. H Soenarjo, Wakapolda Jatim Irjen Samudra, Sekdaprov Jatim, Dr. H. Akhmad Sukardi. (sga)