Pakde Karwo memberikan instruksi kepada Kadishub Prov Jatim dan
pihak Jasa Marga terkait titik-titik pengaman di sepanjang ruas jalan tol
Surabaya – Caruban

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo memastikan bahwa jalan tol ruas Surabaya-Kertosono bisa dilalui masyarakat untuk alternatif jalur mudik lebaran tahun 2017 mulai hari iniSenin (19/6) . Kepastian tersebut disampaikan Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jawa Timur seusai meninjau kesiapan akhir kelayakan jalan tol Surabaya-Kertosono kemaren siang.

Jalan tol Surabaya-Mojokerto ini dikatakannya telah layak dimanfaatkan, walaupun sebagian masih fungsional ini. Artinya, sudah layak dilewati tetapi masih terdapat kekurangan-kekurangan, seperti belum adanya rambu jalan, penerangan jalan, jalan sebidang dan rest area.

“Untuk jalan tol yang masih fungsional, dibuka pukul 06.00 WIB dan ditutup pukul 17.00,serta menambahkan jalur fungsional yang ada, yakni jalur Waru-Sepanjang – Driyorejo-Krian dan Mengkreng-Kertosono,” katanya didampingi Kadishub Prov. Jatim Wahid Wahyudi, Kadis PU Bina Marga Pemrov. Jatim, Gatot Sulistyo Hadi, Karo Humas dan Protokol Pemprov. Jatim, Benny Sampir Wanto.

Gubernur Jatim Pakde Karwo di dampingi Kadishub Prov Jatim Wahid
Wahyudi dan Kadis PU Bina Marga Prov Jatim Gatot Sulistyo mengecek kesiapan
ruas jalan tol Surabaya – Caruban

Sambil menambah untuk jalur fungsional, dijelaskannya hanya diperuntukkan kendaraan kelas I non bus dan non angkutan barang. Jalur tol dari Surabaya-Mojokerto direncanakan mulai dibuka tanggal 19 – 26 Juni 2017. Sedangkan, dari arah Mojokerto-Surabaya 27 Juni – 3 Juli 2017.

Pakde Karwo meminta kepada para pengendara, agar menjalankan laju kendaraannya sekitar 40-50 km/jam khususnya untuk jalan yang masih fungsional.Ia menilai saat ini kondisi ruas tol telah siap digunakan dan telah dilakukan pengaspalan jalan yang dirasa cukup mulus. Begitu juga, jembatan balley yang ada di daerah Menkreng sudah dapat difungsikan.

“Meskipun, belum sepenuhnya proses pengerjaan jalan selesai, di sisi kiri dan kanan jalan pembatas jalan juga belum sepenuhnya terbangun,” ujarnya.

 

Baca Juga : Jalan Tol Surabaya-Mengkreng Siap Dilalui Pemudik Lebaran

 

Tentang rencana diberlakukannya tarif sebesar Rp. 1.500 untuk ruas tol fungsional Waru-Sepanjang, Pakde Karwo akan mengusulkan agar tidak ada biaya, sehingga tidak membebani masyarakat.

Pakde Karwo juga menyempatkan melihat rest area di ujung jalur tol fungsional Waru-Sepanjang, tepatnya di Desa Banjaran yang terdiri dari tempat istirahat, mushola dan 3 toilet.

“Kondisi rest area sangat siap dan layak. Pemudik bisa memanfaatkannya untuk istirahat serta menunaikan ibadah,” katanya.

Sekedar diketahui, dalam cek kesiapan akhir jalan tol ini, selain meninjau jalur tol Surabaya-Mojokerto-Kertosono, Pakde Karwo juga menyempatkan checking jalan tol di Wilangan Madiun, yang diperuntukkan khusus jalur Madiun-Surabaya.

Dalam rangka memberikan pelayanan yang baik kepada para pemudik, saat itu Pakde Karwo menjelaskan Jawa Timur telah menyiapkan tim pengamanan, yang akan mulai standby di jalan mulai H-5 sebelum lebaran sampai H+3 setelah lebaran. Tim pengamanan tersebar di jalan-jalan utama dilalui pemudik dan
titik rawan macet.Tim pengaman ditempatkan di setiap titik jalan tol, karena jalan tol dari Surabaya-Ngawi difungsikan untuk memfasilitasi masyarakat yang mudik ke kampung halaman. (sga/ron)