Share
Gubernur jawa Timur bersama Irjen Dishub RI mengdari Rapat Koordinasi
Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran terpadu Provinsi Jawa Timur
12017 di Surabaya, Kemarin.

SURABAYA – Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo, meminta aparat yang bertugas dalam pelaksanaan mudik lebaran seperti Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polri, mencari model atau identitas pelayanan terbaru yang sesuai bagi pemudik, terutama saat mengalami kemacetan. Diantaranya dengan memberi pelatihan bagi petugas di lapangan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan maksimal bagi para pemudik.

“Pelayanan ini masalah mendasar, petugas harus ramah dan senantiasa tersenyum jangan sampai petugas kok mukanya seram,” katanya saat menghadiri Rapat Koordinasi/Rakor Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Prov. Jatim Tahun 2017 di Surabaya tadi siang.

Menurut Pakde Karwo sapaan akrabnya, berdasarkan hasil pengamatan tahun lalu, banyak pemudik yang merasa senang dan berterimakasih karena di saat macet panjang, petugas dengan ramah memberikan makanan dan minuman serta bantuan bagi para pemudik.

“Ternyata macet tidak masalah bila pelayananan baik, petugas memperdulikan dan melayani dengan baik. Jadi pemudik merasa tidak sendiri,” ujarnya.

Gubernur jawa Timur bersama Irjen Dishub RI mengdari Rapat Koordinasi
Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran terpadu Provinsi Jawa Timur
12017 di Surabaya, Kemarin.

Gubernur juga meminta bantuan Bupati/Walikota, untuk memberikan pelayanan maksimal di daerahnya masing-masing. Menurutnya, ini menjadi bagian dari konsep pemerintahan dimana negara hadir di tengah-tengah masyarakat, salah satunya melalui pelayanan masyarakat.

“Ini kesempatan baik untuk membantu masyarakat karena setiap daerah punya local wisdom,” ungkapnya.

Bupati/Walikota dan Dinas Kesehatan, lanjutnya,juga diminta untuk menggerakkan layanan kesehatan seperti posko-posko kesehatan, puskesmas 24 jam, ponkesdes, serta rumah sakit terutama spesialis orthopedi. Ini penting dilakukan agar pemudik tidak stress saat menghadapi kemacetan.

“Semakin nampak pelayanan kesehatan di jalanan, semakin berkurang pemudik yang stress. 80 persen orang sakit karena jiwanya yang sakit,” tukasnya.

 

Baca Juga : Polisi Kembali Geledah Kantor BPN Surabaya II

 

Selain kepada aparat pokok, Pakde Karwo juga menghimbau pada aparat penunjang seperti Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Surabaya (BBPJN V) untuk rutin melakukan cek kondisi jalan. Kemudian, bagi pengusaha angkutan umum agar melakukan pengecekan kondisi armadanya sebelum petugas dari Dishub melakukan pengecekan atau ramp check. Ini dilakukan sebagai bagian memberikan kepastian bagi penumpang.

Selain itu, Gubernur juga meminta bantuan kepada Menteri Perhubungan untuk menyediakan 19 rest area untuk jembatan timbang.

Pakde Karwo berharap unsur pengusaha memberikan dukungan dan bantuan dalam pelaksanaan mudik tahun ini.

“Kepada para pengusaha, bila ingin usahanya lancar, bantulah minuman atau makanan bagi pemudik di rest area, tapi kalau tidak kami juga sudah siap,” pungkasnya.

Sementara itu, Wadirlantas Polda Jatim, AKBP M. Sabilul Alif mengatakan, personel Polri dibantu TNI siap mengamankan jalur mudik lebaran. Termasuk beberapa titik yang dianggap rawan kejahatan.

“Polri akan mengerahkan pasukan Brimob di beberapa wilayah yang rawan kejahatan seperti bajing loncat, penodongan dan jambret di beberapa titik rawan seperti Jati Peteng Kabupaten Tuban, Taman Nasional Baluran Kabupaten Situbondo, Gunung Gumitir Kabupaten Jember dan Monumen Gubernur Suryo Kabupaten Ngawi masing-masing berjumlah satu satuan setingkat peleton (SST),” ungkapnya.

Polda Jatim dan jajaran, mantan Kapolres Jember ini menambahkan untuk pengamanan lebaran tahun ini berjumlah 12.633 personil, dengan rincian personil Polda Jatim berjumlah 940 personil dan polres jajaran berjumlah 11.693 personil. Pengamanan ini juga dibantu unsur TNI sebanyak 1.450 personel dan instansi samping berjumlah 6.035 personel.

“Disamping itu juga didukung Instansi lainnya,diantaranya terdiri dari Dinas Kesehatan, ORARI, pramuka dan organda,” pungkasnya. (sga/ron)