BONDOWOSO – Dinas PUPR Bondowoso membagikan 3.875 bibit pohon nangka dan sukun pada juru air di seluruh UPTD. Ini merupakan bentuk kepanjangan tangan dari kegiatan Gemapildasi (Gerakan Masyarakat Peduli Irigasi)

“Tersebar di seluruh UPTD di Bondowoso melalui Hippa-Hippa. dikandung maksud agar banyak pohon-pohon yang bisa menyerap dan menyimpan air. Sehingga ke depannya berharap tumbuh sumber-sumber baru,” demikian disampaikan Karna Suswandi, Kepala Dinas PUPR Bondowoso, ditemui usai penyerahan dan penanaman pohon di Desa Klabang Agung, Kecamatan Tegalampel, Kamis (28/11).

Ia pun menguraikan, Gemapildasi sejak pertama kali digaungkan pada 2014 lalu merupakan bagian dari upaya untuk mengantisipasi berkurangnya debit air, sehingga saluran irigasi pun bisa berjalan membaik. Ujungnya diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga : Karna Suswandi Berkomitmen Berdayakan HIPPA di Bondowoso

Terlebih, irigasi memiliki peran yang sangat strategis di dalam pembangunan masyarakat Bondowoso ke depan. Karena, kata Karna, dengan irigasi yang baik dan air yang cukup maka berpengaruh pada panen bagi petani yang menjadi mata pencaharian sebagian besar masyarakat Bondowoso.

“Ini menjadi tonggak utama pembangunan pertanian di Bondowoso. Sebab, pertanian ini tidak akan berkembang tanpa adanya irigasi,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, usai penyerahan bibiit pohon nangka dan sukun secara simbolis kepada Hippa Makmur Jaya, Karna Suswandi pun menanam bibit pohon nangka di pinggiran aliran irigasi. (och)