BONDOWOSO – Satlantas Polres Bondowoso melaksanakan operasi patuh semeru 2020 mulai 23 Juli hingga 5 Agustus. Selama 14 hari menjalankan operasi, Satlantas berhasil menjaring 1.079 kasus pelanggaran.

Kasatlantas Polres Bondowoso AKP. Haryanto mengatakan, operasi dilakukan agar masyarakat patuh berlalu lintas serta mentaati anjuran pemerintah untuk memakai masker dalam massa kebiasaan baru.

“Peekanan operasi patuh ini lebih kepada patuh berlalu lintas dan memakai masker. Sedangkan penindakannya hanya 20 persen”, ungkapnya, Rabu (5/8/2020).

Dari 1.079 pelanggaran, dilakukan 482 tindakan tilang dan 597 tindakan teguran. Kasatlantas Haryanto menegaskan, jumlah pelanggaran tersebut menurun di bandingkan tahun 2019 yang mencapai angka 2.226 kasus pelanggaran.

 

Baca Juga : Anggota DPRD Fraksi PKB, Sayangkan Kejadian ABK Daksa Diminta Mundur oleh Sekolah

 

“Secara akumulasi jumlah pelanggaran operasi patuh semeru 2020 sampai hari ini mencapai angka 1.079 kasus pelanggaran baik itu ringan maupun berat. Artinya 51 persen turun dibandingkan tahun lalu yang mencapai angka 2.226 kasus,” ujarnya.

Pelanggaran terbanyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor dibanding dengan pengendara mobil pribadi dan angkutan umum. Sedangkan unit kendaraan tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraa langsung diamankan di kantor Satlantas Bondowoso. Yakni berjumlah dua unit motor dan 1 unit mobil.

“Para pelanggar ini di dominasi oleh pengendara sepeda motor. Unit yang kita amankan nanti kalau pemiliknya sudah melengkapi surat-suratnya bisa diambil,” pungkasnya. (abr)