Share

BONDOWOSO – Operasi patuh Semeru 2021 dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

Karena itulah, operasi yang digelar selama 14 hari sejak 20 September hingga 3 Oktober 2021 ini, juga akan mengingatkan pentingnya disiplin protokol kesehatan.

“Selain tertib lalu lintas, kita juga ingatkan pentingnya disiplin Prokes,” demikian dituturkan oleh Kasatlantas Polres Bondowoso, AKP Didik Sugiarto, SH, usai apel Gelar Pasukan, Senin (20/9/2021).

Untuk itulah, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Disparpora) setempat, agar pembukaan destinasi wisata wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Sehingga masyarakat yang akan berwisata dapat diketahui riwayat kesehatannya.

” Kita melaksanakan koordinasi dengan stakeholder yang ada khususnya kepala dinas pariwisata,” jelasnya.

Baca Juga : Akibat Dimakan Rayap, Rumah Warga Sumbermalang Roboh

Dalam operasi ini, pihaknya turut melibatkan 63 personel untuk Operasi Patuh Semeru 2021 yang digelar serentak di seluruh Indonesia tersebut.

Didik memaparkan bahwa pelaksanaan operasi masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Sehingga fokus pelaksanaan operasi ini lebih mengedepankan kegiatan yang bersifat preemtive.

” Dalam hal ini bersifat sosialisasi dan imbauan-imbauan baik melalui media cetak, media elektronik kemudian melalui media sosial,” paparnya.

Bahkan, operasi tersebut juga bersifat preventif dengan melaksanakan patroli yang berkaitan dengan protokol kesehatan, keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalu lintas.

Terdapat empat sasaran pokok dalam Operasi Patuh Semeru 2021. Yakni segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menyebabkan kluster baru penyebaran Covid-19. Kedua, masyarakat yang tidak patuh akan protokol kesehatan. Ketiga, masyarakat yang tidak disiplin berlalu lintas. Dan keempat, lokasi rawan pelanggaran, rawan kecelakaan lalu lintas dan rawan kerumunan.

” Sasarannya kepada semua masyarakat mulai pengguna jalan, di pasar-pasar, area publik, pertokoan dan tempat wisata,” pungkasnya.

Operasi Patuh Semeru 2021 diharapkan mampu meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya dan meminimalisir akan pelanggaran sekaligus kecelakaan lalu lintas. (och)