SITUBONDO – Beredar laporan kepada Bupati Situbondo tentang pertemuan yang dilakukan pada Jumat, 20 November 2020 Pkl.10.10 – 11.10 Wib di Kediaman MA Desa Klatakan Kecamatan Kendit.

Kegiatan dilaksanakan untuk menindak lanjuti hasil musyawarah mufakat terkait adanya dugaan ujaran kebencian terhadap Bupati Bondowoso Kh. Drs. Salwa Arifin yang terjadi pada saat peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Mushollah Sunan Kali Jogo Desa wonoboyo, Bondowoso, Selasa tanggal 17 November 2020 sekira pukul 14.00 Wib.

Pada laporan yang beredar juga lengkap dengan dua foto itu, disebut dihadiri oleh Danramil Kendit 0823/06 Kapten Inf. Joni Kriswantoro, Kapolsek Kendit Iptu Sumiyatno, Camat Kendit Sigit Susetyo Raharjo, Ps. Kanit Intelkam Polsek Kendit, Kepala Desa Rajekwesi Suliyanto, Kepala Desa Wonoboyo Hj. Tunaini, Panitia Pelaksana Maulid Nabi Desa Wono Boyo.

Diduga dalam tauziahnya, MA mengatakan bahwa Bupati Bondowoso Salwa Arifin tak mau melakukan sholawatan.

Kesaksian ini disampaikan oleh salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya pada awak media.

“Iya betul (mengatakan Bupati Salwa tak mau sholawatan). Salwa tak mau sholawatan gitu,”katanya.

 

Baca Juga : Diduga Sebut Bupati Salwa Tak Mau Sholawatan, Ketua GPK : Pilkada Situbondo Jangan Dibawa Ke Bondowoso

 

Ia menerangkan, saat acara sejumlah warga sempat ramai menanggapi ceramah MA.

“Kalau protes sih tidak, cuma ramai. Kok bilang begitu,” katanya menirukan gumam para peserta pengajian lainnya.

Dirinya mengaku tak tahu pasti apakah MA juga menyinggung tentang Pilkada Situbondo. Hanya saja, dirinya mengira bisa jadi singgungan Pilkada disampaikan karena memang peserta pengajian bukan hanya warga Bondowoso. Namun, ada juga warga asal Desa Rajekwesi, Desa Leprak, Kabupaten Situbondo.

“Mungkin juga ada kaitannya dengan itu karena pesertanya bukan hanya Wonoboyo saja. Ada warga Rajekwesi, ada Leprak, dari Kendit juga ada,” katanya.

Tapi disebutnya bahwa di akhir tauziah, MA telah meminta maaf.

“Waktu di pengajian terakhir itu kepada warga, sudah minta maaf. Mungkin sudah terasa mungkin ke Kiai. Masalahnya acaranya kan Maulid gitu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wonoboyo Tubaini, dan Kapolsek Klabang, serta Kapolsek Kendit dihubungi nomernya tak aktif. Kemudian, Camat Kendit juga dihubungi tak mengangkat telpon.(och)