Bondowoso – Sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya menengah ke bawah, MWC NU Wringin mendirikan baitul maal wattamwil (BMT). Peresmian pendirian koperasi jasa keuangan syariah yang terletak di Jl. Besuki tersebut tidak akan lama lagi akan dilaksanakan.

“Untuk Peresmiannya tentu kita akan laksanakan setelah proses pembangunan kantor selesai, saya perkirakan sudah 80 persen,” ujar Sucipto, pengurus MWC NU Wringin kepada Memo Indonesia, Kamis (23/03/2017).

Menurut Sucipto, koperasi tersebut benar-benar menerapkan system syariah yang cocok dengan warga NU. Khususnya dalam mengelola keuangan, baik mengenai sitem bagi hasil hingga jasa penitipan barang berharga.

Kendati secara kelembagaan tidak terkait dengan NU, namun pengelolanya kami saring dari pengurus MWC Wringin. “Untuk pengelolaan tenaga kerja, (Lanjut Sucipto) sudah tersaring lima orang yang telah lulus seleksi di BMT Pusat dari asal jumlah pendaftar 12 orang,” jelasnya.

Setelah peresmian, pihaknya akan mengerahkan seluruh pengurus ranting NU kecamatan wringin dan sekitarnya juga meminta bantuan kepada Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) untuk ambil bagian dalam pengembangan. Utamanya ikut serta menginformasikan kepada calon nasabah akan pentingnya bermitra untuk membangun ekonomi yang lebih baik.

“Saya sebagai ketua MWC NU tentu akan mengerahkan seluruh ranting dan MWC NU terdekat, seperti MWC NU pakem bahkan pengurus IPNU-IPPNU akan kami mintai bantuan,” tekadnya.

Sebagai elemen yang memfasilitasi warga, lanjutnya, pihaknya berharap keberadaan BMT NU bisa menunjang kondisi perekonomian seluruh warga. (abr/esb)