BONDOWOSO – Musda DPD Golkar Bondowoso bakal segera digelar. Kamis, (9/7/2020) kemarin Panitia Musda ke-10 partai berlambang pohon wringin tersebut telah terbentuk.

Ketua DPD Golkar H. Supriadi dipastikan tidak akan mencalonkan lagi. Otomatis, banyak kalangan memprediksikan akan terjadi persaingan ketat antara Sekretaris DPD Golkar Ady Kriesna dan Kukuh Raharjo.

Ady Kriesna saat ini mengaku belum berfikir untuk mencalonkan diri. Namun, setelah pendaftaran calon kandidat dibuka, Ketua AMPI tersebut mengatakan akan berfikir ulang untuk maju sebagai pimpinan baru DPD Golkar Bondowoso.

Kemungkinan besar Ady Kriesna pasti mencalonkan. Sebab, dirinya menegaskan jika memiliki semangat dan dorongan kuat untuk membesarkan partai.

“Tentu kalau nanti sudah dibuka pendaftaran saya akan pikir-pikir lagi untuk mendaftar. Tentu saya punya kemauan untuk membesarkan partai,” jawabnya ketika ditemui di Gedung DPRD, Senin (13/7/2020).

Berbeda dengan jawaban Ady Kriesna yang masih diplomatis, justru Kukuh Raharjo yang diklaim merupakan rival berat Ady Kriesna ketika mencalonkan nanti bersikap tegas menyatakan bakal menuju tampuk pimpinan.

 

Baca Juga : Tingkatkan Pendapatan Petani, LPMM dan Pemkab Bondowoso Kembakang Varietas Unggul Padi

 

Pengusaha muda tersebut mengaku telah merencanakan pencalonannya. Bahkan dirinya menyebut telah mengantongi 30% suara yang menurutnya menjadi persyaratan nanti.

“Rencana saya begitu (Mencalonkan). Dukungan sebagai syarat sudah ada, 30% hak suara. Demikian juga dengan Kriesna, juga sudah ada 30% dukungan juga,” kata Kukuh saat dikonfirmasi terpisah.

Terlepas ke-dua kader Golkar potensial tersebut mungkin telah memulai strategi pemenangan masing-masing, namun rivalitas ke-duanya akan benar-benar terlihat setelah pendaftaran kandidat dibuka.

Ketua Panitia Musda DPD Golkar Bondowoso, Yondrik SH, memastikan jika Musda akan digelar tak lama setelah tanggal 17 Agustus 2020. Hal itu merujuk kepada ketetapan jadwal yang diatur oleh DPD I Golkar Jawa Timur.

“Menunggu petunjuk DPD I. Dipastikan nanti setelah tanggal 17 Agustus,” terang Anggota DPRD Dapil III itu.

Demi mewujudkan Musda yang berintegritas, pihak panitia memastikan jalannya Musda nanti sesuai dengan ketentuan partai. Termasuk akan menepis jika ada intervensi dari pihak luar yang ingin mencampuri rumah tangga DPD Golkar Bondowoso.

“Yang pasti kepanitiaan komitmen mensukseskan Musda ke-10,” pungkasnya. (abr)