Share

BONDOWOSO – Buku berjudul ‘Jejak Kaki di Korea’ yang ditulis oleh Misbahul Hasan, pemuda asli Bondowoso asal Desa Ambulu, Kecamatan Wringin, mendapatkan apresiasi dari Ketua Lakpesdam (Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia) PC NU Bondowoso, Miftahul Huda.

Menurut Calon Legislatif dapil V dari partai PKB itu, buku yang ditulis oleh Misbah merupakan bukti bahwa anak desa juga mampu berbicara dunia. Bukti bahwa anak desa tidak selalu identik dengan kumuh, berpendidikan rendah dengan stempel negetif lainnya. Ia menilai sosok misbah sebagai anak desa yang impresif yang telah menginspirasi pemuda Indonesia.

“Dia anak desa yang hari ini mampu menginspirasi kita semua. Ia membuktikan bahwa anak desa mampu berbicara lebih luas, sekalipun dilahirkan dari keluarga sederhana. Hari ini bukti bahwa anak desa cerdas, inpresif dan punya kontribisi terhadap Bondowoso dan Indonesia pada umumnya,” paparnya.

Miftah mengaku sangat terkesan ketika bertemu dengan Misbah di suatu kesempatan di Jember. Waktu itu, Misbah menampik jika bukunya disebut dari Jember untuk Indonesia. Ketika ada pernyataan itu, dengan spontan Misbah mengatakan bahwa bukunya dari Bondowoso untuk Indonesia.

“Ketika saya berjumpa di Jember, Misbah tidak mau bukunya disebut dari Jember untuk Indonesia. Yang perlu kita ambil hikmah adalah semangatnya untuk merubah nasib, bangkit untuk menjadi anak Bondowoso yang tangguh dalam mengejar cita-cita,” tambahnya.

Miftah berharap sosok pemuda seperti Misbahul Hasan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Ia ingin pemerintah daerah menepati komitmennya untuk memfasilitasi, mendukung segala potensi yang dimiliki pemuda Bondowoso. Ia menilai sosok Misbah telah berkontribusi terhadap Kabupaten Bondowoso. Dengan bukunya, Misbah telah menjadi pelita bagi seluruh pemuda Indonesia.

“Anak ini perlu diperhatikan khusus dari pemerintah dalam hal kebijakan. Hari ini komitmen Pemda masih lemah dalam memfasilitasi potensi pemuda. Seperti yang saya dengar kemarin soal pemotongan uang pembinaan yang didapatkan oleh duta pemuda daerah,” pungkasnya. (abr)