BONDOWOSO – Menristekdikti Mohamad Nasir meresmikan Universitas Jember Kampus Bondowoso, Rabu (27/9). Didampingi Bupati Amin Said Husni dan Rektor Unej Muhammad Hasan, Menristek Dikti menekan tombol sirine, menandai telah dibukanya Unej Kampus Bondowoso.

Bupati Amin Said Husni, dalam sambutannya, mengatakan hadirnya Universitas Jember Kampus Bondowoso merupakan hasil dari upaya Pemkab Bondowoso memperjuangkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Sehingga Bondowoso mendapatkan reward dalam bentuk dana insentif.

“Karena Bondowoso memperoleh WTP dalam laporan keuangannya selama lima tahun berturut,” ujar bupati dua periode itu.

Ia berharap dengan kehadiran Unej Kampus Bondowoso juga membantu percepatan SDM di Bondowoso. Karena dulu Bondowoso dikenal sebagai kota pensiun, dan pihaknya terus berupaya merubah dari kota pensiun menjadi kota kampiun. Akselarasi percepatan tujuan itu tanda-tandanya sudah namapak, baru pertama buka sudah ada ratusan mahasiswa.

“Saya berharap kehadiran Unej Kampus Bondowoso akan turut mendorong perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di bondowoso. Karena lazimnya kehadiran Pergurun Tinggi Negeri, diiringi dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat,” jelasnya.

Sementara itu, Menristekdikti Muhammad Nasir, mengatakan dengan dibukanya kampus di Bondowoso ini, juga bisa memberikan dampak pada sektor riil di sekitar kampus. Selain itu, pihaknya juga mendorong dibentuknya Perguruan Tinggi negeri di beberapa daerah, seperti di Bondowoso. Ini dilakukan supaya bisa meningkatkan sumber daya manusia.

“Saya mengapresiasi Pak Bupati Bondowoso. Saya mendukung apa yang disampaikan Pak Bupati mudah-mudahan Unej kampus Bondowoso bisa menjadi pilihan anak-anak mudanya untuk membangun pendidikan tinggi,” ujarnya. (och)