Share

BONDOWOSO – Menjamurnya coffee shop dan kedai kopi di Bondowoso membuat permintaan lokal terhadap kopi Java Ijen Raung meningkat. Hal itu mengindikasikan bahwa kopi spesialti Bondowoso kini makin digemari.

Pantauan Memo Indonesia, di kawasan kota saat ini sudah makin bertebaran kedai kopi. Di kawasan jalan Dipenogoro saja, misalnya, setidaknya sudah berdiri lima kedai atau pun coffee shop. Jika ditotal, lebih dari 20 kedai baru berdiri. Semua kedai atau pun coffe shop itu menyediakan kopi Bondowoso sebagai sajian utamanya.

Menjamurnya kedai dan coffee shop itu dinilai sebagai progres yang bagus bagi perkembangan kopi spesialti Bondowoso. Setidaknya hal itu yang diungkapkan oleh Yusriyadi, pegiat kopi di Indonesia.

Menurut owner kopi Java Raung ini, permintaan kopi dalam beberapa bulan terakhir ini mengalami peningkatan yang signifikan. “Jika sebelumnya kopi kita banyak terjual di luar daerah, dalam beberapa bulan terakhir ini permintaan di Bondowoso juga tinggi,” ujar pria yang juga ketua Asosiasi Petani Kopi Indonesia (Apeki) Bondowoso ini.

Dia menjelaskan, menjamurnya kedai kopi ini menunjukkan bahwa masyarakat Bondowoso kini semakin teredukasi dengan keberadaan spesialti kopi. Kondisi tersebut patut dijaga dan ditingkatkan. Karena menurutnya, dampak positifnya akan banyak dinikmati oleh berbagai kalangan.

“Meningkatknya konsumsi kopi dengan banyaknya kedai dan coffee shop itu tentu akan menguntungkan, baik itu kepada petani, roasters (penyangrai), maupun kepada barista (penyeduh).”

Kendati begitu, lanjut dia, banyaknya kedai dan coffe shop itu harus diimbangi dengan sajian yang berkualitas. Kunci utamanya adalah kualitas dari para barista atau penyeduhnya.

“Barista itu bukan hanya bertugas menyeduh kopi. Tapi lebih dari itu, dia juga bertanggung jawab mengedukasi setiap pelangganya. Dia juga harus paham terkait seluk-beluk kopi. Mulai dari on farm hingga off farm.”

“Keunggulan kualitas dan sejarah panjang kopi Bondowoso harus tertuang dalam setiap seduhannya dan dirasakan oleh setiap penikmatnya,” pungkas pria yang juga berprofesi sebagai barista di Siklus Corner Coffe ini. (esb)