Share

BONDOWOSO – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (MenDes PDTT) memfasilitasi para produsen kopi Bondowoso untuk memasarkan produknya secara online. Dalam upaya pemberdayaan ekonomi lokal tersebut, MenDes PDTT telah menjalin kerja sama dengan pesonakopi.com yang merupakan platform marketplace berbasis dropshipper.

Kasubdit Kemitraan Usaha Direktorat Pengembangan Ekonomi Lokal, MenDes PDTT, Berlian Anugrahini, menjelaskan, produk para produsen kopi Bondowoso yang bergabung akan dipasarkan secara online melalui pesonakopi.com. Pesonakopi.com merupakan pasar elektronik yang melakukan kegiatan jual-beli khusus kopi Indonesia.

“MenDes PDTT telah bekerjasama dengan pesonakopi.com dalam melakukan pengembangan ekonomi lokal, membantu memasarkan hasil pertanian kopi untuk dijual secara online, gratis,” ungkapnya usai acara bimbingan produsen dan pembimbing UMKM kopi di Hotel Ijen View, Kamis (29/11).

Menurutnya, penjualan secara online lebih efektif dari pada penjualan secara tatap muka. Peluang pasar yang dimiliki oleh dunia digital terbilang jauh lebih besar. Karena produk produsen bisa diakses dengan mudah oleh pasar Internasinal.

“Memang mereka sudah memasarkan lewat medsos. Tapi pangsa pasar yang disediakan pesonakopi ini lebih luas. Juga karena sekarang sudah jamannya era digitalisasi. Ketika masih jualan dortudor ya ketinggalan. Inidonesia saja ada 54% pengguna internet. Maka itu adalah peluang pasar yang harus dimanfaatkan.,”

Informasi yang berhasil dihimpun, setidaknya sudah ada 50 produsen kopi Bondowoso yang siap mendaftar. Adapun persyaratanya, diantaranya adalah produk yang telah mengantongi ijin merk BPOM dan telah terdaftar tanggal kadaluarsanya. (abr)