BONDOWOSO – Bupati Bondowoso Salwa Arifin mengundang sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam rapat Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 yang digelar di Pendapa Bupati, Jum’at malam (20/6/2020).

Bupati Salwa Arifin menerangkan, dilibatkannya pemuka agama dan tokoh masyarakat tersebut untuk berkoordinasi terkait rencana kebijakan pemerintah daerah dalam menerapkan protokol kesehatan menghadapi new normal. Salah-satunya menyangkut kebijakan kegiatan keagamaan.

Bupati Salwa menjelaskan, pemerintah daerah berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang meliputi kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Termasuk dalam menfasilitasi aktivitas masyarakat baik dalam kegiatan keagamaan, sosial kemasyarakatan, perekonomian, pariwisata, dan kegiatan keolahragaan.

 

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 Bondowoso Kembali Bertambah, Kini Menjadi 22 Orang

 

“Atas dasar pertimbangan itu maka pemerintah daerah perlu menetapkan kebijakan terhadap aktivitas masyarakat dalam pemanfaatan fasilitas umum dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya.

Oleh sebab itu, dalam kesempatan tersebut Bupati Salwa mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat merumuskan suatu kebijakan terkait dengan kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan ditengah-tengah pandemi virus Covid-19 dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Wajib menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan,” pungkasnya.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar Rahmat, Ketua DPRD Ahmad Dhafir, Komandan Kodim 0822 Letkol Inf Jadi, Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz, Ketua PCNU Bondowoso KH. Qodir Syam, Ketua Bamag Bondowoso Pendeta Robert Ganda, Sekretaris MUI Kab.Bondowoso Dr H. Munawir, dan Ketua Dewan Masjid Bondowoso KH. Abdurahman Ilyas. (abr)