Share

BONDOWOSO – Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, selaku majelis etik mengaku akan segera menyelesaikan rekomendasi sanksi bagi Kadisparpora Harry Patriantono. Menurutnya, ada dua opsi sanksi yang bakal disodorkan kepada Bupati Salwa untuk kemudian dipilih salah-satunya.

“Ada dua opsi yang akan dipilih, untuk diberikan sanksi,” kata Wabup saat dikonfirmasi, Kamis (18/6/2020).

Sayangnya, Wabup Irwan enggan menyebutkan dua rekomendasi yang tersebut. Saat ditanya, politisi PDI-P itu menyarankan agar ditunggu saja.

“Enko’ wae (Nanti aja),” pintanya.

Usai Bupati memilih sanksi, lanjutnya, hasilnya lebih dulu akan dikirim ke KASN sebagai laporan. Baru akan dilakukan penjatuhan sanksi setelah ada konfirmasi lanjutan dari KASN.

 

Baca Juga : Seorang Lagi Positif Covid-19, Bondowoso Kini Masuk Zona Kuning

 

“Baru kita eksekusi di lapangan,” terangnya.

Dalam sidang yang telah digelar, selain memanggil Harry, Majelis Etik juga memanggil Ayu Ismail, sosok perempuan yang tampak menemani Harry menari. Setelah dimintai keterangan, Ayu Ismail mengaku hanya sebatas rekanan atau teman kerja.

“Tapi ada laporan dari masyarakat itu, kita jadikan pertimbangan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, video Kadisparpora Harry berjoget bersama seorang wanita di atas meja ruang rapat beredar di dunia maya.

Ada dua video yang diunggah akun @ayuismail33. Masing-masing berdurasi 17 dan 18 detik. Dalam salah satu video, Harry berperan sebagai pawang ular di atas meja. Sementara rekan perempuananya, Ayu Ismail menari berlenggak-lenggok. (abr)