Share

BONDOWOSO – Paguyuban Tosan Aji Singowulung Bondowoso menggelar sarasehan budaya di Wisma Wabup setempat pada Sabtu (30/7/2022).

Dalam kegiatan itu dilaksanakan pameran keris, dan diskusi filosofi keris bersama narasumber dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijogo, Jogjakarta.

Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, menerangkan, pihaknya mendukung kegiatan tersebut sebagai upaya melestarikan keris yang telah dinobatkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Unesco sejak 2008 lalu.

Di lain sisi, sekaligus menepis anggapan bahwa kelompok pecinta keris bukan kelompok syirik yang mau mendewakan keris.

Baca Juga : Peringati Hari Jadi Polwan ke 74, Polres Bondowoso Lakukan Fogging dan Vaksinasi

“Kita hanya mencintai hasil seni budaya nenek moyang kita,” katanya dikonfirmasi awak media.

Pria yang juga Ketua DPC PDIP Bondowoso ini menerangkan, bahwa ke depan pihaknya berharap kegiatan ini bisa juga menyasar ke kalangan generasi milenial. Agar, karya seni yang sudah dipatenkan oleh UNESCO ini harus dilestarikan dan dirawat bersama.

“Saya berharap ini bisa dimasukkan ke dalam satu kurikulum di beberapa sekolah. Sehingga mereka mengetahui,” pungkasnya.(Och)