BONDOWOSO – Upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk lepas dari status daerah tertinggal masih menjadi fokus utama. Hal ini tertuang dalam berbagai kebijakan yang memperhatikan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2018.

Bupati Amin Said Husni menegaskan hal itu saat membacakan nota penjelasan terhadap Raperda tentang APBD tahun anggaran 2018, di Gedung DPRD Bondowoso, Selasa (10/10). Dia menjelaskan bahwa aksesibilitas pelayanan dasar belum sepenuhnya merata, di sisi lain pengembangan ekonomi lokal merupakan salah satu pilar peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itulah, peningkatan aksesibilitas pelayanan dasar, pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi potensi unggulan merupakan langkah percepatan Bondowoso Lepas Dari Daerah Tertinggal.

Menurutnya, dengan memperhatikan dinamika perkembangan ekonomi nasional dan regional, maka pembangunan daerah tahun 2018 secara umum diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi 5,11 persen, menurunkan tingkat pengangguran terbuka menjadi 1,86 persen, menurunkan angka kemiskinan menjadi 13,50 persen dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 65,34.

Untuk itu, kata Bupati, dalam rangka pemerataan pelayanan dasar maka prioritas pembangunan yang akan dicapai di antaranya, perluasan akses dan kualitas pendidikan dan keagamaan, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, meningkatkan kualitas infrastruktur dasar.

 

Baca Juga : Pahlawan Nasional Kiai As’ad Diabadikan Jadi Nama Jalan di Bondowoso

 

“Kemudian meningkatkan aksesibilitas perumahan dan lingkungan permukiman, meningkatkan ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta perlindungan masyarakat, meningkatkan perlindungan sosial bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara dalam  rangka pengembangan Ekonomi Lokal prioritas pembangunan yang akan dicapai di tahun 2018 yakni meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian serta meningkatkan ketahanan pangan, penguatan pengelolaan pariwisata untuk penguatan ekonomi rakyat serta meningkatkan produksi perikanan.

“Meningkatkan efisiensi perdagangan daerah, meningkatkan daya saing produk daerah, serta pelestarian lingkungan hidup,” tambahnya.

Ada pun dalan pemberdayaan Masyarakat Berbasis Inovasi Potensi Unggulan prioritas pembangunan yang akan dicapai adalah meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan desa serta peningkatan kapasitas kelembagaan koperasi dan UMKM. Kemudian  meningkatkan dukungan sistem informasi pemberdayaan masyarakat desa. (och)