Share

SITUBONDO – Bupati Situbondo, Karna Suswandi, melantik 88 kepala sekolah (Kepsek) SD dan SMP se-Kabupaten Situbondo, Jumat (9/12/2022). Acara tersebut berlangsung di Pendapa Arya Situbondo.

Hadir dalam acara tersebut Wabup Nyai Hj. Khoirani; Sekdakab Wawan Setiawan; Plt Kadispendibud Siti Aisyah; Kepala BKPSDM Samsuri; Inspektur Puguh Setijarto; Kabag Prokopim Agung Wintoro; 82 Kepsek SD dan 6 Kepsek SMP.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Bung Karna ini mengapresiasi peran Plt Kadispendibud Siti Aisyah dan Kepala BKPSDM Samsuri yang telah menyelesaikan proses pelantikan 88 Kepsek tersebut. “Terimakasih saya sampaikan, karena disposisi saya ini sudah satu tahun yang lalu. Terapi baru terlaksana sekarang ini (Jumat -red),” ujarnya.

Selain itu, orang nomor satu di Kota Santri Pancasila ini berharap kepada Kepsek yang baru dilantik untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar yang dicanangkan oleh Kemendikbud-Ristek. “Penerapan kurikulum merdeka belajar itu tidak sulit, karena berdasarkan pada potensi yang ada di lingkungan sekolah masing-masing. Sehingga proses belajar mengajar disesuaikan dengan kondisi yang ada,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bung Karna meminta kepada para Kepsek yang baru dilantik untuk fokus pada peningkatan kualitas SDM peserta didik. Sehingga mereka bisa berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Baca Juga : Siswa SDN Negeri Silolembu Antusias Belajar Mitigasi Bencana

“Kepala sekolah memiliki tanggungjawab untuk mengurus sekolah dan mendidik anak didik kita. Tentu saja ini semua untuk meningkatkan kualitas SDM dan mutu pendidikan di Kabupaten Situbondo,” tegas Bupati.

Bupati 55 tahun ini mengungkapkan, keberhasilan Kepsek dalam memimpin sekolahnya tidak bisa dilihat dalam waktu yang singkat. “Contohnya saya, murid SDN Curah Tatal 1 lulusan tahun 1979. Ternyata anak SDN Curah Tatal 1 yang jauh di gunung sana bisa menjadi Bupati Situbondo,” bebernya disambut meriah tepuk tangan puluhan Kepsek.

Kepsek juga harus bisa mampu membuat inovasi-inovasi dan kreativitas dalam meningkatkan mutu pendidikan dan SDM peserta didik. “Jangan pesimistis dengan tantangan yang ada, belum apa-apa sudah takut duluan. Kalau kepala sekolah di Situbondo memilih sifat seperti ini semua, jadi seperti apa dunia pendidikan kita,” pungkasnya. (Ozi)