Share
Salah Satu alat berat backhoe membongkar 4 bangunan di sekitar bundaran Dolog,Kemarin

SURABAYA – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kota Surabaya bersama Pengadilan Negeri (PN) Surabaya membongkar 4 bangunan di sekitar bundaran Dolog, kemarin. Pembongkaran ini dilakukan setelah PN Surabaya menerbitkan putusan eksekusi dan dibantu oleh Satpol PP, Linmas serta Polrestabes Surabaya. Pembongkaran persil ini berjalan lancar, tidak ada gejolak dan merupakan kelanjutan Frontage Road Barat sampai Royal di Ahmad Yani,Surabaya.

Dari pantauan di lapangan, empat persil yang dibongkar itu milik Ahmad Hadi, Kusnan, Pilipindo dan Sumiati. Mereka mendapatkan konsinyasi sebesar Rp 4,3 Miliar untuk empat persil tersebut. Dinas PU Binarmaga mengerahkan 6 unit alat berat backhoe dan puluhan dump truk untuk mengangkut material bangunan.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota SurabayaErna Purnawati ditemui dilapangan menargetkan kelanjutan pembangunan Frontage Road akan tuntas tahun 2017 ini.

“Kita targetkan Desember selesai. Nanti sampai ke Royal, karena di Royal itu masih menunggu pos perlintasan kereta yang akan dimundurkan oleh Dishub Surabaya,” katanya didampingi oleh Kepala Satpol-PP SurabayaIrvan Widyanto, kemarin.

 

Baca Juga : Rekayasa Lalin Perbaikan Jalan Kalianak

 

Dari empat bangunan yang telah terbit surat putusan eksekusi dari PNSurabaya, ditambahkannya masih ada satu persil yang belum dibongkar.Persil ini milik Kasipan salah satu warga di Jalan Ahmad Yani pewaris bangunan orangtuanya yang tinggal di lokasi ini sejak tahun 70-an.

“Pemkot Surabaya masih memberikan waktu selama satu bulan agar Kasipan melakukan pengosongan bangunan dan menunggu proses konsinyasi di PN Surabaya.

Ketika sudah keluar putusan eksekusi, bangunan akan tetap dibongkar. Pemilik tinggal mengambil uang ganti rugi yang sudah dititipkan di pengadilan,” pungkasnya.
Akibat proses eksekusi dan pembongkaran ini, lalu lintas di sekitar Bundaran Dolog sangat padat kendaraan.Hal ini disebabkan ruas jalan di dekat lokasi eksekusi sempit dan pengendara cenderung melambat untuk melihat proses pembongkaran ini. (sga)