Share

SURABAYA – Untuk meminimalisir potensi kecelakaan dan keselamatan para penumpang harus diutamakan maka Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur melakukan pemeriksaan kesehatan para supir angkutan umum selama libur lebaran. Hal ini penting untuk memastikan kondisi supir angkutan umum dalam keadaan baik dan tidak hanya supir angkutan umum, pengemudi kendaraan pribadi juga akan kami diperiksa. Demikian diungkapkan Kepala Dinkes Jatim, Kohar Hari Santoso di kantornya, Selasa (20/6).

Ia menjelaskan pemeriksaan akan dimulai pada 21-23 Juni 2017. Adapun lokasi pemeriksaan pada 21 Juni 2017 di Terminal Bungurasih Sidoarjo dan Terminal Osowilangun Surabaya. Selanjutnya 22-23 Juni 2017 halaman Dishub Jatim dan Terminal Arjosari Malang.

“Kami bekerjasama dengan Dinkes Kabupaten/Kota seluruh Jawa Timur untuk menyiapkan Posko Pemudik. Ada 239 Posko Kesehatan dan 925 Fasilitas Kesehatan yang siap mengawal pemudik. Dalam 1 posko lebaran terdapat 1 dokter, 2 perawat dan 1 petugas ambulance. Dalam pelaksanaan pelayanan yang diberikan Posko Kesehatan akan buka selama 24 jam. Jadi para pemudik tidak perlu kuatir Posko Kesehatan tutup, karena pelayanannya full 24 jam,” jelasnya.

 

Baca Juga : Rumah Terduga Teroris di Surabaya Mulai Sepi

 

Kohar juga memastikan posko kesehatan yang disediakan dapat digunakan masyarakat tanpa harus membayar atau gratis. Ia berharap posko kesehatan memberi manfaat sebesar-besarnya terlebih bagi pemudik yang akan menempuh perjalanan jauh.

Lebih lanjut, Dinkes Jatim juga telah memberikan Surat Edaran (SE) kepada rumah sakit dan Puskesmas yang berada di jalur rawan pemudik untuk lebih meningkatkan layanan.

“Jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan di jalur rawan, maka rumah sakit dan Puskesmas terdekat akan segera menangganinya,” pungkasnya. (sga/ron)