BANYUWANGI – Perwira urusan kesehatan (Paurkes) Polres Banyuwangi lakukan tes urine kepada sopir angkutan umum di Terminal Karangente, Jumat (16/6) sekitar pukul 15.00 WIB.

Paurkes Polres Banyuwangi Nur Prastyo Hadi menerangkan, tes urin ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kecelakaan pada kendaraan angkutan mudik lebaran. Sehingga bisa diantisipasi adanya sopir yang memang mengalami ganggauan kesehatan atau yang lainnya dan ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Seperti kecelakaan lalu lintas yang disebabkan sopir punya masalah dengan kesehatan,” terangnya.

Kegiatan tes urine, kata Prastyo, ini dilakukan oleh tiga elemen, seperti Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyuwangi, Paurkes Polres Banyuwangi dan Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi, untuk Dishub tersebut menyasar supir kendaraan muatan, seperti bus dan angkutan umum.

 

Baca Juga : Razia Pelabuhan, Polisi Amankan Minibus plus Sopir Pembawa Miras

 

“Hanya enam supir yang melakukan tes urine semuanya negatif. Jika memang ada yang terbukti positif menggunakan narkoba, kita langsung serahkan ke Satnarkoba,” imbuhnya.

Selain itu, petugas juga melakukan tes tensi tekanan darah pada supir. Hal tersebut di lakukan guna untuk mengetahui kondisi kesehatan pada supir yang sedang bekerja. Jika tensinya tinggi kami suruh istirahat dulu dan tak diperbolehkan untuk mengemudikan kendaraanya karena berbahaya.

“Untuk memastikan tidak ada pengemudi kendaraan angkutan lebaran bebas dari obat berbahaya, kegiatan ini akan terus di lakukan oleh petugas hingga 14 Juli 2017 mendatang,” pungkasnya. (mam/ron)