Share


BONDOWOSO – Tes tulis Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang diselenggarakan KPUD Kabupaten Bondowoso, Jumat (27/10) lalu di gedung Education Developmen Centre diduga telah bocor. Dugaan itu muncul berdasarkan surat somasi yang diterima oleh Ketua KPUD Bondowoso, Minggu (30/10) sore.

Namun hal tersebut oleh Divisi SDM KPUD Bondowoso, Lilik Ernawati dianggap bukan lah hal serius untuk ditanggapi. Lilik mengungkapkan bahwa surat tersebut perlu dipertanyakan keabsahannya. Menurutnya surat itu tidak terlalu penting untuk dibahas karena tidak dilengkapi dengan stempel, alamat dan identitas lengkap pengirim. Lilik menyarankan kepada awak media yang ingin melihat langsung bisa datang ke kantor KPUD.

“Surat itu dikirim langsung ke kantor. Kalau wartawan ingin tau jelasnya datang ke kantor saja. Surat itu tidak beralamat dan tanda-tangannya tidak berstempel. Makanya surat itu masih abu-abu,” ungkapnya saat konferensi pers di gedung Bank Jatim, Senin (30/10).

 

Baca Juga : Cetak Kader Muda Aswaja, Ansor Curahdami Gelar PKD

Sementara Ketua KPUD Bondowoso, Hairul Anam mengucapkan terima kasih dan menghargai atas aduan pengirim yang mengatas namakan Dewan Pemerhati Masyarakat Bondowoso (DPMB) itu. Anam meninai hal itu sebagai bentuk kepedulian masyarakat agar penyelenggaraan tahapan pemilu berjalan dengan khidmat. Anam mengimbau kepada siapa pun yang hendak memberikan informasi dan masukan agar menyertakan identitas lengkap. Ia menjamin akan melindungi identitas pelapor.

“Baiknya memang melengkapi identitas yang lengkap agar bisa dipertanggung jawabkan. Tidak seperti surat kaleng yang tidak mempunyai identitas pengirim. Kalau ada kan bisa kami balas,” tandasnya. (abr)