BONDOWOSO – Komunitas Reptil Nation Bondowoso (NRD) terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya untuk tidak membunuh reptil, utamanya ular di lingkungan.

Karena bagi mereka, ular bukan hanya sekedar hewan. Melainkan, bagian dari ekosistem.

Namun sayangnya, selama masa pandemi Covid-19 edukasi yang gencar dilakukan terpaksa dihentikan. Karena, munculnya anjuran untuk mengurangi aktivitas yang menyebabkan kerumunan.

Riki Sarosa, Ketua Komunitas RND, mengaku, menyambut bahagia era kenormalan baru yang kini tengah terjadi. Karena, komunitas yang sudah terbentuk tiga tahun ini, bisa kembali mengajak masyarakat untuk menyayangi binatang.

“Iya kita akan mulai edukasi lagi di era new normal ini. Tapi memang harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Pakai masker, cuci tangan juga, sama jaga jarak,”jelasnya.

Selama ini, komunitas yang memiliki anggota hingga 28 orang itu, mengedukasi masyarakat melalui kegiatan Car Free Day setiap hari Minggu. Termasuk juga sering diundang oleh sekolah-sekolah dan cafe di Bumi Ki Ronggo.

 

Baca Juga : Kabur Saat Isolasi di Bali, Seorang Pasien Positif Covid-19 Diamankan Gugas Bondowoso

 

Disana, mereka memperkenalkan berbagai reptil yang dipelihara oleh anggotanya. Seperti, ular Phyton, Tarantula, Iguana, Biawak, dan hewan lainnya.

“Saat diundang itulah, kita menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya tidak mudah membunuh hewan,”katanya.

Walaupun sebenarnya, selama ini sering mendapat penolakan. Namun, seiring dengan berjalan waktu dan upaya edukasi. Saat ini, banyak masyarakat yang paham dan mulai tidak membunuh reptil sembarangan.

“Edukasi paling utama, ya paling tidak agar tidak sembarangan membunuh ular. Kan tidak semua ular berbisa,”pungkasnya.(och)