BONDOWOSO – Sebanyak 800 rumah yang masuk kategori tidak layak huni direnovasi oleh Kodim 0822 Bondowoso. Rumah-rumah tersebut tersebar di seluruh wilayah Bondowoso, kecuali kecamatan Ijen.

Komandan Kodim 0822 Letkol Inf. Tarmuji, menjelaskan pada Memo Indonesia, Selasa ((10/4), di setiap kecamatan jumlah RTLH yang direnovasi jumlah berkisar 38-35 rumah. Namun demikian, dari dari total 23 kecamatan, hanya kecamatan Ijen yang dilewati. Alasannya, di wilayah tersebut tanahnya merupakan tanah milik perhutani

“Kita dipercaya Kodam untuk melakukan karya bakti untuk merenovasi rumah masyarakat yang butuh kita bantu untuk direnovasi,” jelasnya usai mengikuti acara Peletakan Batu Pertama di desa Walidono, Kecamatan Prajaken, Selasa (10/4).

Ia mengungkapkan pemilik rumah yang dibantu ini merupakan masyarakat umum yang secara ekonomi tidak mampu. Memang sebelumnya sempat ada yang mempertanyakan terkait ukuran. Namun pihaknya memutuskan bahwa luas rumah tersebut tidak menjadi pertimbangan, selama masuk kategori RTLH dan tidak mampu, akan dibantu.

Baca Juga : Persit Harus Setia dan Selalu Mendukung Tugas Prajurit

“Masyarakat umum yang butuh perhatian kita yang kita renovasi rumahnya, dan pelaksanaannya pun melibatkan masyarakat. Kita akan kebut selama dua bulan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa renovasi ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu pemerintah daerah untuk mengentas kemeskinan. Selain itu, ini dilakukan juga untuk menguatkan semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat.

“Satu kemenanggulan TNI-Rakyat bisa terbangun dengan baik. Yang kedua semangat gotong royong ini tumbuh,” pungkasnya. (och)