BONDOWOSO – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, Ahmad Dafir – Hidayat bersiap menjadi pendaftar pertama pasangan cabup dan cawabup  2018 pada Senin (8/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Hal itu dilakukan sebagai bukti kesiapan pasangan tersebut berlaga dalam kontestasi perebutan kursi P1.

Ahmad Dhafir usai menggelar rapat internal dengan tujuh perwakilan partai pendukung di Rumah Kita (Rumah Pemenangan Dhafir-Dayat) Minggu (7/1), mengatakan, pada pendaftaran Senin ini pihaknya akan menyerahkan berbagai persyaratan administratif kepada KPU.Termasuk surat-surat rekomendasi dari tujuh partai pengusung, yakni PKB, Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerindra, PAN dan PKS.

“Alhamdulillah tujuh partai rekomnya sudah keluar semua, terakhir Gerindra tadi. Itulah kemudian kita undang bersama, karena punya tanggung jawab bersama, ternyata komitmen partai-partai itu, tidak hanya mengeluarkan surat rekomendasi, tapi juga turut memenangkan pasangan Dhafir –Dayat ini,” ujar Ketua DPRD tiga periode itu.

Ia pun mengimbau pada saat pendaftaran kepada para pendukung untuk tidak berbondong-bondong datang ke lokasi pendaftaran. Karena, pihaknya telah sepakat saat pendaftaran yang akan mendampingi Dhafir-Dayat yakni ketua dan sekertaris dari partai pengusung dan pendukung.

 

Baca Juga : Diusung Tujuh Partai Besar, Dhafir: Ini Koalisi Permanen

 

“Jadi mungkin hanya kurang lebih 15 sampai 20 oranglah. Kami tidak ingin mengganggu arus lalu lintas dan ketertiban umum. Kan formalnya hanya mendaftar administrasi di KPU,” jelasnya.

Ditanya terkait rencana Deklarasi, Dhafir menjawab bahwa deklarasi itu hakikatnya merupakan pemberitahuan. Sehingga, pihaknya pasti akan menggelar deklarasi. Namun demikian, waktunya masih akan diperbincangkan dengan ketujuh partai pendukung.

“Tapi kami akan melakukan deklarasi. Karena kesepakatan daripada partai-partai tadi  sekaligus ingin memberitahukan sampai tingkat desa,” pungkasnya.

Seperti diketahui pasangan Dhafir-Dayat  telah mengantongi surat rekomendasi dari tujuh partai. Artinya, pasangan yang mendapat julukan “Sang Pemimpin” ini, akan maju dengan koalisi jumbo, dengan total kursi pendukung mencapai 32. Rinciannya, PKB (12), Partai Nasdem (3), Partai Golkar (5), Partai Demokrat (3), Partai Gerindra (3), PAN (1) dan PKS (5).(och)