Share

BANYUWANGI – Seorang mahasiswi di Banyuwangi Jawa Timur, mengalami pelecehan seksual saat dirinya mengendarai sepedah motor menuju tempatnya di Kuliah Kerja Nyata (KKN), tepatnya di Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Korban, IC , merupakan mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi yang kini dalam kondisi lemah dan luka di beberapa bagian badan, Rabu (12/7).

Saleh, salah satu anggota Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum Untag saat melakukan koordinasi kepada Polsek Glagah, mengatakan kaki sebelah kiri IC sobek, dibagian paha sebelah kanan memar dan luka lecet ditangan korban, hal ini kemungkinan akibat korban jatuh dari motor setelah diraba-raba dari belakang waktu diatas motor. Keduanya, sama-sama mengendarai motor.

“Saat ini kondisi korban sudah membaik, tapi masih mengalami shock akibat kejadian itu. Kami melakukan investigasi atas kejadian ini. Dari data sementara yang didapatkan, korban IC, tahu sama tersangka,” imbuhnya.

Awalnya di pertigaan Patung Barong, Kelurahan Banjarsari, lanjut Saleh, posisi pelaku ada di depan korban. Saat itu di titik ramai lalu lintas itu terjadi antrian kendaraan dan pelaku meminggirkan kendaraannya. Namun saat IC melaju, pelaku mengikuti di belakang dengan tujuan kurang ajar.

 

Baca Juga : Puter Kayun Semarakkan Banyuwangi Festival 2017

 

“Setelah korban lewat menuju Kemiren, dia dibuntuti dari belakang. Melihat keadaan sepi, pelaku meraba-raba area terlarang dari belakang sampai korban terjatuh dari motor dan pingsan. Setalah itu beberapa warga menolong korban dan membawa ke Puskesmas setempat,” ujar Saleh.

Lanjut Saleh, korban mengalami pelecehan di atas motor 2 kali yang dilakukan pelaku di wilayah Desa Kemiren dan Desa Tamansuruh. Kejadiannya sekira pukul 9.30, Senin 10 Juli lalu, oleh pelaku yang sama yang kini dalam penyelidikan Kepolisian.

“Warga sering mengetahui kejadian yang serupa di daerah tersebut,” tambahnya.

Atas kejadian itu, upaya koordinasi kami lakukan dengan Polsek Glagah dan Licin untuk  wilayah keamanan. Karena pada bulan ini Untag mengadakan KKN di Glagah dan Licin. Harapannya, atas kejadian tersebut, pihak Kepolisian dapat melakukan tindakan pengamanan atau pengawasan sekaligus menangkap pelaku.

Dijelaskannya, ciri-ciri pelaku memakai motor Beat warna putih, memakai mantel hujan warna kuning emas dan berkumis. Sementara itu, pihak Kanitreskrim Polsek Glagah belum bersedia memberikan keterangan terkait peristiwa pelecehan yang menimpa salah satu peserta KKN. (mam)