BONDOWOSO – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memberi bantuan sosial non-tunai  Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 500-an keluarga dari Kecamatan Cermee, Bondowoso. Rinciannya, dari desa Grujugan sebanyak 107 KPM (Keluarga Penerima Manfaat), desa Ramban Kulon (183), desa Ramban Wetan (200). Selain itu diberikan juga hadiah kepada 10 siswa berprestasi dari keluarga penerima.

Penyerahan dilakukan di Ponpes Nurut Taqwa, Kecamatan Cerme, Bondowoso, Jum’at (17/1). Mensos ditemani Wakil Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin saat prosesi penyerahan tersebut.

Saat ini bantuan PKH dilakukan dengan cara non-tunai melalui bank yang tergabung dalam himbara, yakniBNI, BRI, Bank Mandiri, dan BTN. Menurut Khofifah,  ini adalah bagian dari proses sinergitas antara program bansos non tunai yang diselenggarakan pemerintah, kerjasama antara Kemnsos dengan Bank Himbara.

“Kerjasamanya Kemnsos dengan Bank Himbara. Jadi penyalurnya adalah semua Bank Himbara, BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BTN,” paparnya.

Ia memastikan seluruh keluarga penerima manfaat PKH non-tunai yang di pelosok sekalipun akan tetap menerima bantuan tanpa khawatir akan tersendat karena sinyal yang sulit masuk. Karena, kata Khofifah, BNI telah menyiapkan EDC offline.

 

Baca Juga : Khofifah Bagikan Bantuan PKH ke 500 Keluarga di Bondowoso

 

“Makanya daerah-daerah blank spot area itu oleh BNI siapkan BNI offline, dan kalau BRI menyiapkan visat itu sama-sama untuk menjangkau blank spot area,” paparnya.

Pihaknya menargetkan pada  pencairan PKH tahap ke empat ini bisa tuntas pada November 2017 . Bukan hanya di Bondowoso, namun di seluruh Indonesia juga diharapkan bisa tuntas sesuai target.

Informasi dihimpun, jumlah keluarga penerima PKH tahun 2017 di Bondowoso mencapai 38.982 keluarga, dengan jumlah nominal bantuan mencapai sekitar Rp 73,7 milliar. Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan senilai Rp 1.890.000/tahun.

Jika di dalam keluarga tersebut terdapat penyandang disabilitas serta ada anggota keluarga usia lanjut maka akan mendapat tambahan senilai Rp 110.000. Bantuan sendiri langsung dikirim melalui rekening penerima melalui empat tahap. (och)