Share

BONDOWOSO – Upaya Dinas Pendidikan Bondowoso untuk turut andil memajukan pariwisata dengan meminta semua sekolah agar setiap hendak berwisata dilakukan di objek wisata Bumi Ki Ronggo. Mendapat apresiasi dari Ketua DPRD, Ahmad Dhafir.

Ia menyebutkan bahwa apresiasi ini lahir karena dengan kebijakan itu maka akan berdampak baik bagi kesejahteraan masyarakat. Karena, dengan berwisata di Bondowoso sendiri bisa memberikan multiplier effect.

“Mereka juga bisa menjadi agen (promosi wisata Bondowoso, red) apalagi sekarang jaman Medsos,” terangnya pada awak media, Kamis(29/12/2022) malam.

Pihaknya mendorong agar Dispendik juga menindaklanjuti dengan instruksi kepada sekolah-sekolah TK, PAUD, SD hingga SMP, agar supaya anak-anak jangan berwisata ke luar sebelum mengenal objek wisata Bondowoso. Utamanya, di musim liburan saat ini.

Tujuannya untuk membranding objek wisata Bondowoso.

“Apalagi kecamatan Ijen juga masuk Ijen Geopark,” tuturnya.

Ketua DPC PKB Bondowoso ini, menyebutkan bahwa mengeluarkan instruksi pun tak ada masalah. Apalagi BMKG juga mengeluarkan anjuran agar tak ke luar kota jika tak penting.

” Kan lebih baik memanfaatkan agar putra putri kita sudah tahu sejak dini objek wisata di Bondowoso,” pungkasnya.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem, Rumah Warga Situbondo Tersambar Petir

Rasa senang atas kebijakan ini pun turut datang dari wali murid. Ia bernama Vandi, yang anaknya kini duduk di bangku kelas VI SD.

Ia mengaku anaknya setelah ini akan mengikuti study tour ke Jogjakarta dengan membayar sekitar Rp 1,5 juta.

Dirinya mengaku berat dengan biaya ini. Karena, sebentar lagi pun harus mengeluarkan nominal yang juga tak kecil untuk masuk ke SMP.

“Semua orang tua mengeluh. Makanya jika kebijakan ini benar dilakukan maka bisa mengurangi beban wali murid,” ujarnya.

Sebelum itu diberitakan, Dinas Pendidikan Bondowoso menggelar penandatanganan nota kesepahaman edukasi dengan PTPN XII, di Blawan Kecamatan Ijen, Sabtu (24/12/2022).

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso Sugiono Eksantoso, mengatakan, nota kesepahaman dilakukan yakni agar nantinya seluruh lembaga pendidikan.

Mulai dari tingkat PAUD hingga SMP saat akan melakukan edukasi agrowisata atau pun edukasi lainnya hendaknya dilakukan di semua objek wisata di Kecamatan Ijen.(Och)