Share

BONDOWOSO – Kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya ke Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bondowoso dewasa ini dinilai sudah semakin tinggi. Itu terlihat seiring dengan semakin sadarnya masyarakat akan manfaat donor.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Bondowoso, Miftahul Huda, mengatakan dewasa ini antusiasme masyarakat untuk mendonorkan darahnya minimal dua bulan sekali sudah semakin tinggi.

Hal itu, kata dia, ditandai dengan semakin banyaknya masyarakat yang secara pribadi datang ke markas UTD PMI untuk donor. Maupun menggelar acara-acara resmi yang selalu merangkaikannya dengan kegiatan donor darah.

“Kesadaran itu tentunya sangat kita apresiasi. Karena itu sebagai bentuk sudah semakin sadarnya masyarakat akan manfaat donor darah, serta manfaat sosial lainnya yang dengan setetes darah bisa menyelamatkan hidup orang lain,” kata Miftahul Huda, di kantor UTD PMI, Sabtu (22/7/2017).

 

Baca Juga : Soal Figur Ideal Dalam Pilkada Bondowoso, Golkar Ikut Ulama NU

 

Di kesempatan yang sama, memang terlihat dua orang sedang melakukan donor. Salah satunya adalah Eko Sumaryono, (38). Dia mengaku teratur melakukan donor darah tiap dua bulan sekali. Bahkan ketika dirinya lupa untuk donor, acap kali merasakan pusing. Begitu pun dengan Suci, remaja asal Maesan. Usai melakukan donor, dirinya merasa kondisi tubuhnya makin fit. Lebih dari itu, Suci merasa senang bisa bermanfaat bagi orang lain. Karenanya, donor darah seakan menjadi kewajiban bagi mereka berdua.

“Saya teratur donornya. Dan saya senang bisa bermanfaat untuk sesama walaupun hanya dengan hal sekecil ini,” papar warga Nangkaan tersebut.

Donor darah, lanjut Miftahul Huda, memang memberikan manfaat besar bagi si pendonor maupun kepada orang lain. Dengan donor darah seseorang bisa mengetahui golongan darahnya sendiri, memeriksakan kesehatan secara teratur dan menyeimbangkan kadar zat besi dalam tubuh, serta masih banyak manfaat lainnya.

“Untuk sehari-hari, donor darah juga dapat menyehatkan tubuh, memperkaya cadangan darah yang dibutuhkan, menyegarkan tubuh, dan membantu sesama yang membutuhkan,” pungkasnya. (abr)