BONDOWOSO – Sebanyak 50 seniman mural dari berbagai wilayah se-eks Karisidenan Besuki berpartisipasi ramaikan Festival Mural di Desa Prajekan Lor, Senin (14/7).

Mereka menggambar berbagai aneka kreatifitas dengan tema HUT RI ke-72 di dinding depan makam. Menurut, Fandi Sofhan, penggagas Festival ini, dipilihnya dinding makam sebagai arena menggambar, karena di makam tersebut terdapat makam dua tokoh besar yang sangat inspiratif, yakni makam pahlawan Kiai Santawi dan makam Tumenggung Unem, tumenggung dari Kerajaan Macan Putih, Blambangan. Diharapkan dengan menggambar di makam tersebut bisa mengingatkan kembali akan tokoh yang makamnya ada di daerah tersebut.

“Gambarnya sesuai dengan tema, empat ikon dari pejuang kita, Kiai Santawi, Letnan Amir Kusnan, kemudian Basir salah satu korban gerbong maut dari Prajekan, serta Marsudin, yang merupakan budayawan, inpsirator, serta pelestari bahasa madura,” jelasnya.

 

Baca Juga : Empat Ribu Bocah Bondowoso Menarikan Tari Molong Kopi

 

Ia memastikan bahwa festival yang kali pertama digelar di Kecamatan Prajekan ini akan menjadi agenda tahunan.

Pantauan di lapangan, masyarakat maupun pengguna jalan banyak yang menyaksikan langsung bagaimana para seniman mural tersebut membuat dinding yang semula berwarna putih jadi berwarna dengan aneka gambar atraktif, kreatif, dengan sentuhan gambar nasionalis. Banyak warga yang berdecak kagum menyaksikan aneka gambar tersebut, bahkan tak sedikit yang sempat mengabadikan gerak-gerik seniman mural. Informasi dari Panitia menyebutkan bahwa sebelum festival mural dilaksanakan, sempat digelar upacara tabur bunga yang diikuti oleh 250 pelajar di daerah tersebut.(och)