Share

BONDOWOSO – Bupati Amin said Husni menyerahkan penghargaan bagi Kelurahan Dabasah yang telah berhasil menjadi juara dua Kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik) tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2017.

Penghargaan yang diberikan oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo itu, diserahkan oleh Bupati Amin dalam acara Launching Gebrak Meja (Gerakan  Bersama Masyarakat dan Karyawan Mengendalikan Jentik Aedes) di Pendapa Bupati, Selasa (27/2).

Sri Wahyuni, salah satu Kader Jumantik dari Kelurahan Dabasah, menceritakan bahwa sebelum akhirnya mendapatkan apresiasi juara tingkat provinsi, pihaknya masih harus bersusah payah untuk menjalankan Kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik).

Bahkan awalnya pada tahun 2008, pertama kali dibentuknya Kader Jumantik sempat hampir akan dihentikan, karena tidak adanya dana. “Walaupun tidak ada dana ya kami tetap, karena kami di sini ada pertemuan tiap bulan, laporan juga evaluasi hasil kerja kami. Kami pertemuan tiga bulan dan ada arisannya,” jelasnya.

Baca Juga : Gebrak Meja Berhasil Tekan Angka Demam Berdarah di Bondowoso

Walaupun demikian, Jumantik di Kelurahan Dabasah berhasil membawa pulang sejumlah prestasi Jumantik pada tahun 2011, 2013, dan 2015 sebagai Juara Harapan 2 terus menerus. Baru pada tahun 2017 ini, Jumantik di Kelurahan Dabasah itu berhasil menjadi Juara 2 tingkat Provinsi Jawa Timur.

Sementara Bupati Amin Said Husni, mengapresiasi Kader Jumantik yang berhasil membawa pulang prestasi bagio Bondowoso. Ia pun menyampaikan bahwa dirinya akan memenuhi harapan dari Kader Jumantik Kelurahan Dabasah untuk memperoleh layanan kesehatan secara gratis melalui BPJS atau KIS.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Amin juga menyerahkan pengharagaan kepada dua kecamatan yang telah menjadi pilot project Gebrak Meja pada 2017 lalu, yakni Kecamatan Tamanan dan Bondowoso.(och)