SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) membuat kartu pelajar berbasis mobile banking (m-banking) atau Student Smart Card untuk pelajar sekolah dasar dan menengah pertama.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya M Ikhsan mengatakan, kartu pelajar ini bisa memudahkan siswa untuk transaksi maupun menerima bantuan dan beasiswa. Kartu juga bisa digunakan untuk masuk kolam renang khusus pelajar yang akan dibangun Pemkot Surabaya.

“Selain untuk absensi, kartu ini bisa untuk transaksi non cash. Misalnya ketika belanja di kantin sekolah bisa tinggal gesek. Kemudian ada Diskon buku bisa digunakan khusus pemegang kartu,” katanya.

Kartu pelajar ini, ditambahkannya akan dilaunching secara resmi pada 17 Agustus untuk awal sosialisasi.

“Sebanyak 3.000 kartu akan mengcover seluruh pelajar Sekolah Dasar (SD) dan 400 ribu kartu untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Surabaya,” pungkasnya.

 

Baca JUga : Bos PT GBP Digelandang ke Rutan Medaeng

 

Menurut CEO BNI Kantor Wilayah Surabaya Slamet Djumantoro, di dalam kartu pelajar ini akan memuat banyak data-data siswa mulai NIK dan absensi siswa. Kartu ini juga bisa menjadi alat pembayaran dan ATM.

Program ini kata Slamet, memang ditujukan kepada generasi millennial yang mengedepankan teknologi. Program ini juga bagian dari gerakan nasional non tunai.

“Mulai sejak SD sampai SMP diajari menggunakan uang elektronik. Kartu ini juga bisa untuk absensi, untuk narik uang juga bisa sekaligus mengajak siswa untuk menabung,” katanya.

Sedangkan untuk keamanan perbankan bagi siswa, ditambahkannya Bank BNI membatasi transaksi maksimal Rp1 juta setiap bulan dalam kartu pelajar ini.

“Kalau ATM biasa perhari Rp10 juta perhari. Kalau ini misalnya bisa diatur Rp1 juta perbulan. Jadi orang tua tidak khawatir,” pungkasnya. (sga)