BONDOWOSO – Etos kerja tinggi yang ditunjukkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso Karna Suswandi ini patut dicontoh. Kendati di luar jam dinas, Karna masih turun langsung ke lapangan, khususnya dalam menyelesaikan pekerjaan mendesak.

Salah satunya seperti yang dilakukan pada Kamis malam (8/6/2017). Kendati jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB, Karna bersama tim PUPR Bondowoso masih berada di lapangan. Bersama perwakilan Qatar Foundation, dia mengunjungi pondok pesantren Nurul Ikhsan di desa Gadingsari, Pakem.

Menurut Karna, kedatangannya adalah untuk proses survey sejumlah pembangunan yang dikerjasamakan dengan Qatar Foundation. “Malam ini dilakukan karena dikejar target oleh founding, sehingga meski pun malam kita terjun ke lapangan,” ujarnya.

“Founding membutuhkan data cepat karena akan segera dianalisa untuk penentuan dapat tidaknya, meski pun saya capek, tapi untuk kemajuan pesantren saya berangkat,” tambahya.

 

Baca juga : Adipati Karna Sang Inovator yang Kreatif Penuh Prestasi

 

Sementara itu, menurut perwakilan Qatar Foundation Bagus Sujarwadi, survey dilakukan sebagai bentuk persyaratan awal bagi lembaga pesantren untuk mendapatkan pengesahan dari founding.

“Pesantren yang kita survey malam ini sangat mengenaskan. Saya terkejut karena di zaman modern ini masih ada pesantren yang masih sangat sederhana dan sangat membutuhkan sentuhan. Semoga kehadiran saya dengan tim dapat memberikan manfaat  bagi pesantren,” ujarnya.

Di sisi lain, pengasuh PP Nurul Ihsan Kiai Misnadin merasa terkejut karena sebelumnya tidak pernah mengajukan program. “Saya terkejut dan bersyukur malam hari ada tamu tidak diundang pak Karna dan tim membawa kabar baik. Selain sudah lama tidak ketemu dengan beliau, atas nama pengasuh saya sangat berterimakasih,” pungkasnya. (mh/esb)