BONDOWOSO – Sebanyak 45 Kampung KB (Keluarga Berencana) di Bondowoso turut melakukan pencegahan penyebaran Covid-19.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bondowoso, Dr. Untung Khuzairi ingin agar keberadaan Kampung KB juga mampu membantu program Kampung Tangguh dalam pencegahan Covid-19.

“Khususnya di 23 kecamatan yang ada di Bondowoso jelang new normal ini,” harapnya, Kamis (25/6/2020).

Untung menjelaskan, keluarga di Kampung KB tak hanya dibekali tangguh di bidang kesehatan, tapi juga dibekali kemampuan meningkatkan ekonomi kreatif mikro. Untuk mendukung ketangguhan di tengah pandemi Covid-19 ini, Kampung KB membuat APD berupa handsanitizer dan produk handmade yang lain.

 

Baca Juga : Majelis Etik Enggan Sebutkan Sanksi yang Akan Ditimpakan Kepada Kadis Harry

 

“Kemudian di sana juga ada KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) melalui banner, spanduk dan sebagainya,” papar pria yang juga seorang tenaga kesehatan ini.

Menurutnya, dari 45 Kampung KB, ada sekitar 79 persen telah melaksanakan indikator upaya pencegahan dan penanggulangan bencana Covid-19. Sehingga Kampung KB berperan terhadap keberhasilan zona kuning di Kabupaten Bondowoso,” paparnya.

Dijelaskannya juga, di Kampung KB sudah ada peningkatan 9,45 persen sosialisasi dibandingkan sebelumnya. Mulai sosialisasi PHBS dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Sehingga hampir 80 persen masyarakat di Kampung KB mengalami peningkatan kesadaran pentingnya kesehatan, khususnya di tengah pandemi Covid-19 ini. Sehingga hanya sekian persen yang belum sadar,” pungkasnya. (abr)