BONDOWOSO– Ijen Trai Running (ITR) kembali digelar pada tahun 2019 ini. Sekarang tetap mengangkat tema yang sama seperti tahun lalu, yaitu ‘Race to the blue fire’.

Sebanyak 350 runner dari 20 negara yang mengikuti acara yang masuk dalam kalender tahunan Ijen Festival itu, akan melewati rute alam pegunungan Ijen berikut lengkap dengan sejumlah destinasi wisata di Kecaapatn Sempol tersebut. Salah satunya, yakni Kawah Ijen dan Kawah Wurung sendiri.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Harry Patriantono saat pembukaan ITR, Minggu dini hari (4/8), menjelaskan adanya ITR ini, untuk menunjukkan eksistensi Kabupaten Bondowoso di dunia pariwisata.

“Bondowoso tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata nasioal, tapi juga dikenal di internasional,” katanya.
Dia juga berjanji, bahwa ITR tahun depan diupayakan akan menjadi sebuah even yang lebih besar daripada saat ini.
Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 350 pelari dari 20 negara akan turut ambil bagian dalam ajang lomba lari internasionl lintas alam Ijen Trail Running (ITR) 2019 yang kembali digelar tahun ini.

Negara-negara dimaksud diantaranya, Brazil, Brunei, Malaysia, Jepang, USA , Thailand, Slovakia, Filipina, India, Taiwan, Myanma, Perancis, Republic Ceko, Tiongkok, Denmark, Belanda, Belgia, Argentina, Jerman dan Indonesia.
Menurut Penyelenggara ITR, Alfan Impriadi, tahun ini ITR membuka lima kategori perlombaan yakni 100K (ultra), 70K (ultra), Kawah Wurung Trails 42K, Hot Spring Trails 21K, dan Coffee Plantation Trails 10K dengan pelaksanaan pada 3 – 4 Agustus 2019 di Kecamatan Ijen, Bondowoso.

“Peserta kategori 100K dan 70K akan melewati Puncak Kawah Ijen. Untuk kategori 42 akan dapat menyaksikan keindahan panorama Kawah Wurung dengan background Gunung Raung serta Gunung Ijen,” jelasnya.
ITR ini merupakan rangkaian dari Asia Trail Master Championship 2019. Dalam setahun hanya ada 5 even sejenis yang bisa digelar di setiap negara. Ijen Trail Running adalah salah satunya.

Tak hanya itu, Ijen Trail Running 2019 sudah terdaftar di Internasional Trail Running Asociation (ITRA) dan telah mendapatkan point Ultra Trail Du Mount Blanc (UTMB). UTMB sendiri adalah event trail running tersohor di dunia dimana untuk mengikuti event tersebut, setiap pelari diwajibkan memiliki minimal 15 point dalam tiga race.(och)

Sementara itu, finisher pertama kategori 100K puteri, Asuka Naka Zima dari Jepang memgaku sangat senang bisa finish pertama.

“Saya suka, karena rutenya dan tempat yang dilintasi di Ijen ini sangat indah. Apalagi Kawah Ijen dan Kawah Wurung. Sangat bagus,” jelas perempuan yang tiinggal di Indonesia tersebut.

 

Baca Juga : Sambut HUT RI ke-74, Ribuan Pelajar Ikuti JJS bersama Bupati Salwa

 

Ijen Trail Running 2019 sudah terdaftar di Internasional Trail Running Asociation (ITRA), dan telah mendapatkan point Ultra Trail Du Mount Blanc (UTMB).

UTMB sendiri adalah event trail running tersohor di dunia dimana untuk mengikuti event tersebut, setiap pelari diwajibkan memiliki minimal 15 point dalam 3 race.

Race to The Blue Fire merupakan rangkaian dari Asia Trail Master Championship 2019. Dalam setahun hanya ada 5 even sejenis yang bisa digelar di setiap negara, salah satunya Ijen Trail Running.

Ijen Trail Running (ITR) tahun 2019 di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur ini, sudah memasuki tahun kelima.

Berdasarkan data dihimpun menyebutkan Adapun 20 negara yang dimaksud, yaitu Brazil, Brunei, Malaysia, Jepang, USA, Thailand, Slovakia, Filipina, India, Taiwan, Myanmar, Perancis, Republic Ceko, Tiongkok, Denmark, Belanda, Belgia, Argentina, Jerman dan tuan rumah Indonesia.

Selama dalam perjalanan, para runner disuguhkan berbagai pesona wisata Ijen Kabupaten Bondowoso. Khususnya dua wisata yang menjadi primadona, yaitu Kawah Ijen dan Kawah Wurung.

Ada lima kategori dalam ITR kali ini. Yaitu 100K, 70K, 42K, 21K dan 10K. Rute yang dilewati relatif sama. Namun, hanya kategori 100K dan 70K yang melalui Kawah Ijen.

Namun, bukan berarti kategori yang lain, tidak diauguhkan pemandangan yang indah karena di 42K para runner akan melintasi Bukit Telettubies atau Kawah Wurung.

Pemberangkatan kategori Ultra 100K yaitu pada hari Sabtu (3/8/2019) pukul 00:30 dinihari, dengan cut of time (COT) 32 jam. Sementara untuk kategori yang lain dilepas hari Minggu (4/8/2019) dini hari, tentu ada perbedaan jam pelepasan antara kategori. (Och)