BONDOWOSO – Partai Kebangkitan Bangsa DPC Bondowoso menggelar pendidikan kader pertama di aula Gus Dur Desa Pakuniran, Kecamatan Maesan, Minggu (1/10). Kegiatan ini diikuti lebih dari 100 orang kader PKB muda, baik laki-laki mapun perempuan.

Ahmad Dhafir, Ketua DPC PKB Bondowoso, yang membuka kegiatan tersebut, mengatakan pemuda pemudi yang akan berjuang melalui bendera PKB ini merupakan pemimpin masa depan. Karena itulah, mereka harus memiliki niat, tekad, dan keberanian.

“Karena ada niat tidak ada tekad, tidak akan jalan. Ada niat, ada tekad tapi tidak ada keberanian maka tidak akan jalan. Sehebat apa pun, sepintar apa pun tapi penakut maka dia akan menjadi bodoh. Maka kuncinya adalah niat, tekat dan keberanian,” ujar Dhafir.

Selain itu, kata Ahmad Dhafir, kader PKB muda ini harus memahami bahwa  politik ini seperti ban mobil. Jika diisi angin dan dipakai terus menerus maka ban tersebut tidak akan kempes kecuali ada pengembosan atau terkena paku. Sementara, jika didiamkan saja dan tidak melakukan apa-apa maka akan kempes.

 

Baca Juga : Pilkada Bondowoso, Ahmad Dhafir: Banyak Partai Meminang Cawabup

 

“Sama seperti partai kalau tidak pernah komunikasi, kalau tidak ada kegiatan-kegiatan seperti ini maka PKB akan kempes. Maka saya targetkan PKB pada Pemilu 2019  yang akan datang mendapatkan 24 kursi,” ujarnya.

Sementara itu, Tohari, Sekertaris DPC PKB Bondowoso, mengatakan pendidikan kader ini adalah upaya untuk melatih penerima estafet kepemimpinan tentang pemahaman politik yang dianut oleh PKB, yakni politik yang rahmatan lil alamin.

“Kader-kader yang akan kita rekrut di beberapa tempat strategis yang bisa berjuang bersama untuk kemaslahatan masyarakat tentunya untuk kemaakmuranan NU,” pungkasnya. (och)