Share

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso optimis desa wisata Tirta Agung, di Desa Sukosari Kidul, Kecamatan Sumber Wringin.

Hal ini menyusul akan dilakukan penilaian nominasi 10 besar Desa Wisata Nasional, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno akan turun langsung Desa Wisata Tirta Agung, Minggu (7/8/2022) esok.

Saat ini sendiri, desa wisata Tirta Agung masuk dalam 50 besar Desa Wisata Nasional.

Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bahtiar Rahmat, menerangkan, peluang untuk masuk dalam nominasi 10 besar Desa Wisata Nasional, sangatlah besar.

Alasannya, karena Desa Wisata Tirta Agung memiliki potensi alam yang sangat bagus, dan dukungan pemuda desa yang sangat peduli dengan Tirta Agung.

“UMKMnya di sana juga berjalan. Ini yang membuat saya optimis Tirta Agung masuk dalam 10 besar,” terang ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso itu usai Rakor kesiapan kedatangan Menteri, di Aula Disparbudpora setempat, Jum’at (5/8/2022).

Baca Juga : Bupati Salwa Buka Pencanangan Bulan Imunisasi Anak : Targetkan 42 Ribu Tuntas Akhir Agustus

Ia mengingatkan, agar hendaknya konsep berkelanjutan dalam mempromosikan pariwisata, bukan hanya karena ada Menteri. Tapi pembangunan dan promosi wisata yang ada di Bondowoso harus terus berjalan.

Karena itulah, nantinya jika Tirta Agung masuk dalam 10 besar, akan ada kolaborasi antara dukungan dari APBD dengan Dana Desa sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten.

“Nanti dari kita juga akan mempromosikan Desa Wisata Tirta Agung menjadi destinasi wisata yang ada di Bondowoso,”tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga, Moelyadi, mengakui, peluang Desa Wisata Tirta Agung masuk dalam 10 besar Nasional sangat besar sekali karena faktor alam yang sangat mendukung sekali.

“Terutama sumber air, di sana sangat mendukung sekali tanpa dilakukan pemompaan atau pengeboran, tinggal bagaimana pemanfaatan sumber daya alam yang disana,”ucapnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Haeriyah Yulianti, mengatakan, bahwa keberhasilan Bumdes dalam mengelola Wisata Tirta Agung ini menjadi motivasi bagi Bumdes yang lain untuk melakukan upaya yang sama.

“Kalau Tirta Agung ini bisa, mengapa Bumdes yang lain tidak bisa. Toh kondisi alam di Bondowoso ini tidak jauh berbeda,” kata mantan Kadiskominfo itu.

Menurut Haeriyah, jika Bumdes dalam sebuah desa itu maju maka akan sangat berdampak pada perekonomian masyarakat dan turut serta menjadikan PADes (Pendapatan Asli Desa) menjadi lebih besar.

“Ketika PADes lebih besar maka bisa dimanfaatkan untuk pembangunan di desa itu,” pungkasnya.(Och)